Alhamdulillah, Tangerang Sukses Jadi Tuan Rumah OMI 2025

Adi Subchan - 14 November 2025

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menutup acara Olimpiade Madrasah Indonesia (MOI) 2025 yang diselenggarakan di Kota Tangerang, Banten, Kamis (13/11/2025). (Foto: kemenag.go.id)
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menutup acara Olimpiade Madrasah Indonesia (MOI) 2025 yang diselenggarakan di Kota Tangerang, Banten, Kamis (13/11/2025). (Foto: kemenag.go.id)

OMI 2025 di Kota Tangerang berlangsung sukses dan mendapat apresiasi karena mendorong integrasi sains dan agama di lingkungan madrasah.

Aktual Tangerang – Pemkot Tangerang sukses menyelenggarakan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan apresiasi.

“Tema OMI tahun ini ‘Islam dan Teknologi Digital’, berjalan sukses dan lancer,” kata Nasaruddin Umar, Kamis (13/11/2025).

Ia menjelaskan, ajang OMI 2025 digelar di Asrama Haji Grand El-Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang, menggabungkan kompetisi KSM dan MYRES. Sebanyak 520 peserta dari berbagai daerah bertanding memperebutkan total 330 medali dari tiga jenjang pendidikan.

Nasaruddin menegaskan madrasah menjadi wadah integrasi sains dan agama sesuai kebutuhan zaman. Ia menyebut pertemuan sains dan agama penting untuk mendukung kapasitas manusia secara seimbang.

“Sains menjadi alat manusia sebagai khalifah, sedangkan agama menjadi sumber kekuatan spiritual,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Nasaruddin, keduanya harus berjalan parallel, dan madrasah mampu mengintegrasikan dua aspek itu.

“Tanpa sains, manusia tidak bisa menjalankan amanah khalifah secara optimal. Tanpa agama, manusia kehilangan arah dan tujuan hidup yang jelas,” imbuh Nasaruddin.

Baca Juga :  Tangerang Jadi Tuan Rumah Olimpiade Madrasah Indonesia 2025
OMI 2025 di Kota Tangerang berlangsung sukses dan mendapat apresiasi karena mendorong integrasi sains dan agama di lingkungan madrasah. (Foto: moeslimchoice.com)

Ia pun berpesan agar para peraih medali OMI 2025 tidak cepat puas dan terus keluar dari zona nyaman.

Nasaruddin menyebut peluang madrasah bersaing di tingkat global terbuka sangat luas. Ia mencontohkan banyak ilmuwan besar lahir dari pendidikan keagamaan, baik di peradaban Islam maupun Barat.

“Harvard pada masa awalnya merupakan lembaga pendidikan berbasis keagamaan,” ungkapnya.

Kepala Kanwil Kemenag Banten, Amrullah, menilai Kota Tangerang memberi standar tinggi bagi penyelenggaraan OMI berikutnya.

“OMI di Kota Tangerang tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi antarmadrasah. Penyelenggaraan perdana di Banten berjalan luar biasa,” katanya.

Menurut Amrullah, OMI menjadi bukti transformasi madrasah menuju lembaga unggul yang berani bertarung di bidang teknologi. Ia menyatakan teknologi, kedokteran, pertanian, dan astronomi selaras dengan ajaran Islam.

Baca Juga :  Kondisi Siswa SMPN 19 Tangsel Korban Bullying Masih Kritis

Amrullah menegaskan OMI hadir me-redefinisi pembelajaran Islam secara lebih luas. Islam menurutnya tidak hanya mencakup ibadah mahdah, tetapi seluruh aspek kehidupan. Ia berharap OMI mendorong inovasi serta kolaborasi antarsatuan pendidikan madrasah.

“Madrasah kini mempelajari sains dan teknologi selain fikih, tajwid, dan adab,” ujar Amrullah.

Gubernur Banten, Andra Soni, turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Banten sebagai tuan rumah OMI 2025. Ia memastikan pemerintah provinsi dan daerah mendukung penuh agar penyelenggaraan OMI berjalan lancar.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini