Masih Doyan Sekolah, 405 Lansia Kota Tangerang Diwisuda

Adi Subchan - 07 October 2026

Sebanyak 405 lansia di Kota Tangerang resmi diwisuda melalui Sekolah Lansia untuk mendukung kesehatan, kemandirian, dan produktivitas. (FOTO: ANTARA)
Sebanyak 405 lansia di Kota Tangerang resmi diwisuda melalui Sekolah Lansia untuk mendukung kesehatan, kemandirian, dan produktivitas. (FOTO: ANTARA)

Aktual Tangerang – Sebanyak 405 lansia diwisuda melalui program Sekolah Lansia yang digagas Pemerintah Kota Tangerang.

Mereka terdiri dari 390 siswa program reguler dan 15 siswa dari jalur mandiri.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, Sekolah Lansia menjadi wujud komitmen pemerintah merangkul seluruh elemen masyarakat.

Program tersebut sekaligus mendorong lansia tetap aktif, mandiri, produktif, dan berperan dalam kehidupan sosial.

“Kota ini adalah rumah kita yang perlu kita jaga dan rawat. Lansia memiliki pengalaman yang sangat luar biasa. Melalui Sekolah Lansia, pengalaman tersebut terus dikembangkan agar dapat ditularkan kepada generasi muda, mulai dari membina diri sendiri, keluarga hingga lingkungan,” ujar Sachrudin, Rabu (7/10/2026).

Sachrudin mengatakan, bertambahnya usia masyarakat harus diikuti perhatian terhadap kesehatan dan kualitas hidup.

Baca Juga :  DLHK Kabupaten Tangerang Terima 51 Aduan Pencemaran Lingkungan Sepanjang 2026
Sebanyak 405 lansia di Kota Tangerang diwisuda melalui program Sekolah Lansia. (FOTO: ANTARA)

Menurutnya, setiap tahapan kehidupan perlu dijalani secara sehat, aktif, mandiri, dan bermakna. Hal tersebut sejalan dengan meningkatnya Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat Kota Tangerang.

Pada 2024, AHH Kota Tangerang tercatat 75,50 tahun. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 75,83 tahun pada 2025.

“Angka harapan hidup yang terus meningkat tentu menjadi kabar baik. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana tambahan usia tersebut diisi dengan kesehatan, aktivitas, kemandirian, dan kualitas hidup yang baik. Di sinilah perhatian kita kepada para lansia menjadi penting,” jelasnya.

Sachrudin menuturkan, Sekolah Lansia menjadi salah satu ruang untuk mendukung kehidupan lansia yang berkualitas. Program tersebut tidak hanya menjadi tempat menambah pengetahuan bagi para peserta.

Sekolah Lansia juga mendorong peserta tetap aktif, produktif, dan berperan dalam kehidupan sosial.

“Sekolah Lansia bukan hanya tempat untuk menambah pengetahuan. Ini adalah ruang untuk mempersiapkan masa lanjut usia agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat. Lansia tangguh adalah mereka yang tetap aktif menjalani hari, mandiri dalam keseharian, dan produktif sesuai kemampuan,” katanya.

Sekolah Lansia Tersebar di 13 Kecamatan

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Bencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Tihar Sopian menjelaskan program Sekolah Lansia merupakan bagian dari pembinaan Bina Keluarga Lansia (BKL).

Program tersebut tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Setiap kecamatan memiliki satu sekolah dengan kuota 30 siswa.

“Para siswa menerima kurikulum berbasis tujuh dimensi kehidupan, meliputi dimensi intelektual, emosional, fisik hingga spiritual. Kami juga bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan yang rutin melakukan cek kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Derita Nenek di Lebak, Urus Dua Anak Disabilitas

Tihar menambahkan, lulusan jenjang Standar 1 (S1) dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2 dan S3.

Kurikulum pada setiap jenjang juga semakin berkembang sesuai kebutuhan para lansia.

Pada tingkat S3, lulusan diarahkan menggerakkan masyarakat di lingkungan masing-masing. Mereka juga diajak mengembangkan kegiatan positif bersama masyarakat sekitar.

Lulusan tingkat S3 mendapatkan sertifikat resmi yang ditandatangani Wali Kota Tangerang dan BKKBN.

“Harapan kita tentu menjadi lansia yang mandiri, sehat dan berguna. Bahkan untuk tingkat S3, bukan lagi sekadar bersekolah, tetapi mereka menggerakkan dan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk melakukan kegiatan positif sehingga seluruhnya menjadi lansia yang berprestasi,” tegas Tihar.

Kebahagiaan juga dirasakan para peserta yang mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia Kota Tangerang. Salah satunya Tuti Yulianti (63), wisudawati asal Kecamatan Periuk.

Tuti mengaku memperoleh banyak manfaat selama mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Lansia.

“kami semua sangat bahagia, senang dan bersemangat. Melalui Sekolah Lansia, kami bisa bersilaturahmi dengan sesama lansia, bertambah wawasan, serta meningkatkan rasa percaya diri. Pesan saya untuk lansia lainnya, tetap semangat, selalu aktif, sehat dan jalin masa depan dengan bahagia,” ungkap Tuti. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini