Ledakan Gas di Pondok Cabe, Benyamin Davnie Evaluasi Jarak Rumah

Syahrul Munir - 15 September 2025

PEMKOT Tangerang Selatan (Tangsel) akan membangun rumah para korban ledakan gas elpiji di di Jalan Talas II, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang. (Foto: ANTARA)
PEMKOT Tangerang Selatan (Tangsel) akan membangun rumah para korban ledakan gas elpiji di di Jalan Talas II, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang. (Foto: ANTARA)

Peninjauan Kembali jarak rumah dan penyesuaian aturan garis sempadan bangunan

Aktual Tangerang – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan bakal meninjau kembali aturan pemanfaatan ruang terbuka dan garis sempadan bangunan. Evaluasi aturan di Kawasan hunian padat itu dilakukan setelah insiden ledakan gas di Pondok Cabe Ilir, Pamulang. 

“Building coverage ratio akan kami sesuaikan. Rumah-rumah juga harus dievaluasi jarak amannya,” ujar Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam Program Kentongan Pro 3 RRI, Minggu (14/9/2025).

Wali Kota Benyamin menegaskan evaluasi ruang dan bangunan penting bagi keselamatan warga. Benyamin menambahkan Pamulang merupakan wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang sangat tinggi. 

“Per km persegi Pamulang dihuni 11 ribu jiwa. Ini sangat padat,” katanya.

Peristiwa ledakan gas elpiji terjadi di Pamulang pada Jumat (12/9/2025) pagi, menimbulkan kerusakan parah. Hasil olah TKP kepolisian menyebut ledakan besar bersumber dari tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram.

“Ledakan terjadi karena tabung gas elpiji 12 kg, sehingga ledakannya hebat,” kata Benyamin.

Baca Juga:

Pemkot juga menyiapkan edukasi bagi warga terkait penggunaan gas elpiji secara aman. Edukasi ini diharapkan dapat menekan risiko terulangnya peristiwa serupa pada masa mendatang.

Terkait penanganan pascabencana, Pemkot Tangsel telah mendata tiga rumah rusak total dan empat rusak berat. “Rehab rumah yang rata tanah diperkirakan membutuhkan biaya 100 juta per unit,” ucap Benyamin.

Pemerintah menyiapkan anggaran perbaikan melalui pos belanja tidak terduga, Baznas, dan CSR perusahaan. Selain itu, rumah kontrakan sementara disediakan agar warga terdampak tetap memiliki tempat tinggal.

Baca Juga :  Benyamin Davnie Respon Kritikan DPRD Tangsel, Begini Katanya

Sumber: RRI

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini