Pemkot Tangerang Selatan menanggung biaya perawatan korban ledakan Pondok Cabe Ilir, Pamulang. Sebanyak tujuh orang terluka, tiga di antaranya luka berat.
Aktual Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menanggung penuh biaya perawatan rumah sakit bagi korban ledakan di Pondok Cabe Ilir, Pamulang.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan memastikan seluruh korban yang terluka mendapat jaminan pembiayaan, baik melalui BPJS maupun anggaran pemerintah daerah.
Saat ini, empat orang masih menjalani perawatan intensif, termasuk seorang korban yang dirujuk ke RS Tarakan Jakarta karena mengalami luka bakar serius.
“Insya Allah semua biaya ditanggung pemerintah. Fokus kami sekarang adalah penanganan korban,” kata Pilar di Tangerang, Sabtu (13/9/2025).
Selain biaya medis, pemerintah juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga yang mengungsi di Mushallah Daarun Naiim. Bantuan meliputi makanan, susu, popok bayi, hingga dapur umum. Personel Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel juga dikerahkan untuk memantau kesehatan pengungsi.
Baca juga:
-
5 Lokasi Wisata di Tangerang Raya yang Punya Sensasi Berbeda
-
Bukan Bom, Ledakan di Pondok Cabe Ilir di Picu Tabung Gas
Sementara itu, hasil penyelidikan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menduga ledakan berasal dari tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram dan tiga tabung 5 kilogram. Barang bukti lain berupa selang regulator dan kompor juga diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang menyebut ledakan tersebut menyebabkan tujuh orang terluka, tiga di antaranya mengalami luka berat. Selain itu, delapan rumah warga mengalami kerusakan, empat di antaranya rusak parah.
Ledakan terjadi pada hari Jumat (12/11/2025) sekitar pukul 05.15–05.30 WIB itu terdengar hingga radius 500 meter.








Leave a Reply