Cegah Stunting, Tangsel Bangun Tujuh Pos Gizi

Adi Subchan - 21 October 2026

Pemkot Tangsel menambah tujuh pos gizi pada 2026 untuk memperluas edukasi kesehatan dan pemenuhan nutrisi ibu hamil serta anak berisiko stunting. (FOTO: iStockphoto/ILUSTRASI)
Pemkot Tangsel menambah tujuh pos gizi pada 2026 untuk memperluas edukasi kesehatan dan pemenuhan nutrisi ibu hamil serta anak berisiko stunting. (FOTO: iStockphoto/ILUSTRASI)

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan menambah tujuh pos gizi pada 2026 untuk memperluas edukasi kesehatan dan pemenuhan nutrisi ibu serta anak berisiko stunting.

Program ini telah berjalan sejak 2023 dan menjangkau seluruh kecamatan di Tangsel. Penambahan pos gizi diharapkan memperkuat pendampingan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan anak-anak.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, pos gizi tidak hanya menyediakan makanan tambahan. Program tersebut juga menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi yang baik.

“Program pos gizi ini sudah ada di semua kecamatan se-Tangsel sejak 2023. Kita akan bangun tujuh pos gizi di Tangsel di tahun 2026 ini,” ujar Pilar di Serpong, Tangsel, Selasa (20/10/2026).

Secara administratif, Kota Tangerang Selatan memiliki tujuh kecamatan. Wilayah tersebut meliputi Serpong, Serpong Utara, Setu, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, dan Pondok Aren.

Pemkot Tangsel menyebut program pos gizi telah menjangkau seluruh kecamatan tersebut. Namun, penambahan tujuh pos pada 2026 belum tentu berarti satu pos baru di setiap kecamatan.

Baca Juga :  Dapat Rp1 Miliar Dari Kemendagri, Tangsel Perangi Stunting

Lokasi pembangunan masing-masing pos masih perlu dipastikan lebih lanjut. Pemerintah daerah belum merinci wilayah yang akan menjadi lokasi penambahan fasilitas tersebut.

Pilar menjelaskan, program pos gizi melibatkan kader kesehatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Pendampingan tersebut mencakup pemenuhan gizi selama kehamilan hingga masa pertumbuhan anak.

Selain edukasi, pos gizi menyediakan makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Sasaran program termasuk anak-anak yang dinilai mengalami stunting.

“Lalu juga ada makanan tambahan, makanan bergizi yang kita berikan, sudah berjalan selama 3 tahun dan alhamdulillah sangat membantu sekali untuk para ibu-ibu yang membutuhkan, baik untuk ibu hamil maupun untuk anak-anaknya yang mengalami stunting,” ujar Pilar.

Pemenuhan gizi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, pendampingan melalui kader kesehatan diharapkan membantu keluarga memahami kebutuhan nutrisi.

Program ini juga menyasar keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Dukungan tersebut diharapkan membantu mereka memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak.

Penambahan tujuh pos gizi pada 2026 menjadi bagian dari pengembangan program yang telah berjalan selama tiga tahun. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap perluasan layanan ini dapat memperkuat edukasi dan pendampingan gizi masyarakat. (*)

Baca Juga :  Diskon Pajak Tangsel, BPHTB Waris Dipangkas 81 Persen

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini