Aktual Tangerang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangerang Selatan terus mengembangkan aplikasi terpadu Tangsel One.
Pengembangan tersebut dilakukan dengan menambah berbagai fitur layanan publik untuk meningkatkan pemanfaatan aplikasi oleh masyarakat.
Kepala Diskominfo Tangerang Selatan Tb Asep Nurdin mengatakan adopsi Tangsel One masih perlu ditingkatkan.
Hingga awal Oktober 2026, tercatat sebanyak 2.237 warga aktif memanfaatkan ekosistem digital tersebut.
Angka itu masih relatif kecil dibandingkan jumlah penduduk Tangerang Selatan yang telah melampaui 1,3 juta jiwa.
Karena itu, Diskominfo Tangerang Selatan terus memperkuat sosialisasi dan menambah fitur dalam Tangsel One.
Asep menilai kedua langkah tersebut penting agar Tangsel One menjadi rujukan utama masyarakat. Platform tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap kebutuhan administratif warga.
“Kita pastikan akan terus mengembangkan platform ini supaya makin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kita integrasikan dengan berbagai pelayanan publik agar mempermudah akses warga. Ini juga menjadi bagian dari transformasi digital Kota Tangerang Selatan,” kata Asep di Tangerang, Senin (5/10/2026).
Tangsel One Terintegrasi Portal Kerja
Asep mengatakan Tangsel One kini menyediakan berbagai informasi yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah informasi lowongan pekerjaan yang terintegrasi dengan Portal Kerja Pemkot Tangsel.
Melalui integrasi tersebut, pencari kerja dapat mengakses informasi lowongan secara terpusat melalui Tangsel One.
Masyarakat tidak perlu lagi mencari informasi pekerjaan melalui berbagai situs eksternal.
“Jadi kalau masyarakat ingin mencari informasi lowongan kerja, sekarang sudah bisa akses melalui Tangsel One karena sudah kita integrasikan dengan Portal Kerja,” kata Asep.
Selain informasi pekerjaan, Tangsel One juga menyediakan informasi harga pangan di pasar tradisional.
Penambahan fitur tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap informasi ekonomi secara cepat.
Menurut Asep, pengembangan fitur dilakukan untuk mengikuti kebutuhan masyarakat yang semakin mengutamakan kepraktisan.
Informasi pekerjaan dan harga pangan menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat Tangsel One bagi masyarakat.
Tangsel One Layani 73 Perizinan
Tangsel One juga dikembangkan sebagai pusat layanan birokrasi bagi masyarakat Tangerang Selatan. Di sektor perizinan, platform tersebut telah terintegrasi dengan Sistem Layanan Perizinan Online (SIMPONIE).
Asep mengatakan Tangsel One saat ini mengakomodasi sebanyak 73 jenis layanan perizinan. Layanan tersebut mencakup izin usaha hingga berbagai dokumen legalitas penunjang.
Selain perizinan, Tangsel One menyediakan sejumlah layanan dan informasi publik lainnya. Fitur tersebut mencakup kanal pengaduan masyarakat dan informasi sarana prasarana.
Aplikasi itu juga menyediakan direktori tempat hiburan serta informasi produk hukum daerah.
“Untuk layanan perizinan, Tangsel One saat ini sudah mengakomodasi 73 jenis layanan perizinan yang ada di Kota Tangerang Selatan. Jadi masyarakat kita bisa mendapatkan akses yang lebih mudah, cukup dengan satu platform ini,” paparnya.
Diskominfo Tangerang Selatan berharap penambahan fitur dapat meningkatkan jumlah pengguna aktif Tangsel One.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari transformasi digital untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah.
Dengan integrasi berbagai layanan, Tangsel One diarahkan menjadi satu pintu layanan digital bagi warga Tangerang Selatan. (*)











Leave a Reply