Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Tangerang Genjot Pelatihan dan Wirausaha

Adi Subchan - 06 May 2026

Pemkab Tangerang dorong pelatihan kerja dan wirausaha baru untuk menekan pengangguran serta memperluas kesempatan kerja. (Foto: Chatgpt/Aktual Tangerang)
Pemkab Tangerang dorong pelatihan kerja dan wirausaha baru untuk menekan pengangguran serta memperluas kesempatan kerja. (Foto: Chatgpt/Aktual Tangerang)

Pemkab Tangerang dorong pelatihan kerja dan wirausaha baru untuk menekan pengangguran serta memperluas kesempatan kerja.

Aktual Tangerang – Pemkab Tangerang dorong pelatihan kerja dan wirausaha baru untuk menekan pengangguran serta memperluas kesempatan kerja.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan komitmen menekan pengangguran melalui pelatihan dan pemagangan kerja.

Pernyataan itu disampaikan usai penyerahan bantuan usaha di BLK Jayanti, Selasa (5/5/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembekalan kewirausahaan bagi peserta.

Maesyal menyebut program ini membuka akses pelatihan sekaligus memperluas kesempatan kerja masyarakat.

“Di BLK Jayanti ada 142 peserta pelatihan saat ini,” kata Maesyal.

Kata Maesyal lagi, Pemkab Tangerang telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan. “Kami bekerja sama dengan perusahaan untuk membuka program pemagangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pilar Ancam Tahan Izin Pool Taksi Green SM di Ciater

Menurutnya, peserta akan menjalani magang selama satu bulan di perusahaan mitra. Selain itu, juga mendapatkan fasilitas transportasi serta uang saku selama program berlangsung.

Maesyal berharap peserta memiliki peluang direkrut sebagai karyawan tetap. “Peserta berpeluang direkrut jika menunjukkan kinerja dan disiplin yang baik,” ucapnya.

Ia menegaskan, BLK Jayanti, Jati Mulya, dan Kosambi menjadi pusat pelatihan strategis. Berbagai pelatihan disediakan sesuai kebutuhan industri.

Pelatihan meliputi servis AC, otomotif, operator forklift, tata boga, hingga barista.

Namun, Maesyal mengakui belum semua perusahaan mampu menyerap tenaga kerja. Keterbatasan kapasitas industri menjadi salah satu kendala utama.

Karena itu, Pemkab Tangerang mendorong lahirnya wirausaha baru.b“Peserta langsung difasilitasi peralatan agar bisa segera berproduksi,” jelasnya.

Pada 2026, sebanyak 1.700 peserta ditargetkan mengikuti program pelatihan. Dari jumlah tersebut, 608 orang merupakan wirausaha baru. Jumlah itu diharapkan terus meningkat pada tahun berikutnya.

“Program ini menekan pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Ia menambahkan, program melibatkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Baca Juga :  BPS Sebut Ekonomi Kota Tangerang Kuat, Didukung 46 Ribu UMKM

Dorong Kemandirian Ekonomi

Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana menilai program WUB meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Menurutnya, program ini menjadi strategi perluasan kesempatan kerja.

Sepanjang 2026, Pemkab Tangerang telah membentuk 608 wirausaha baru. Jumlah tersebut tersebar dalam 38 angkatan pelatihan.

Bidang usaha meliputi garmen, otomotif, las listrik, dan instalasi listrik. Selain itu, terdapat usaha servis AC, tata rias, hingga barista.

Sektor kuliner juga dikembangkan, seperti bakery, tempe, dan sate bandeng. “Program ini melalui tiga tahapan utama yang terintegrasi,” kata Rudi.

Tahapan pertama berupa pelatihan teknis dan kewirausahaan di BLK.

Tahapan kedua adalah pembekalan serta motivasi usaha. Dan, tahapan terakhir berupa pemberian bantuan peralatan usaha.

Rudi berharap peserta mampu mengembangkan usaha secara mandiri. Ia juga mendorong peserta menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu, bantuan usaha diserahkan kepada 12 kelompok WUB. Kelompok tersebut berasal dari enam kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Kecamatan itu meliputi Balaraja, Sukamulya, Gunung Kaler, Kronjo, Kresek, dan Sindang Jaya.

Kegiatan pembekalan kewirausahaan diikuti oleh 144 peserta. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini