BPS Sebut Ekonomi Kota Tangerang Kuat, Didukung 46 Ribu UMKM

Adi Subchan - 06 May 2026

BPS menilai ekonomi Kota Tangerang kuat dengan 46 ribu usaha mikro. Sensus Ekonomi 2026 jadi kunci kebijakan presisi. (Foto: Freepik/Ilustrasi)
BPS menilai ekonomi Kota Tangerang kuat dengan 46 ribu usaha mikro. Sensus Ekonomi 2026 jadi kunci kebijakan presisi. (Foto: Freepik/Ilustrasi)

BPS menilai ekonomi Kota Tangerang kuat dengan 46 ribu usaha mikro. Sensus Ekonomi 2026 jadi kunci kebijakan presisi.

Aktual Tangerang – Badan Pusat Statistik (BPS) menilai ekonomi Kota Tangerang memiliki potensi besar. Kekuatan tersebut ditopang sekitar 46 ribu usaha mikro.

BPS menekankan pentingnya sistem data akurat melalui sensus ekonomi. Langkah ini dinilai mampu menangkap potensi daerah secara tepat.

“Potensinya besar, tapi harus dibaca dengan data tepat,” kata Ateng Hartono.

Ia menyampaikan hal itu dalam pencanangan program statistik di Tangerang. “Atas dasar itu, kebijakan bisa lebih presisi dan berdampak,” ujarnya.

Menurutnya, data menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi daerah. Program 104 Kelurahan Cinta Statistik turut dicanangkan pemerintah. Inisiatif ini memperkuat data hingga tingkat wilayah terkecil.

Ateng menyebut penguatan data kelurahan sangat krusial. Data tersebut membentuk sistem informasi ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga :  Waspada Penipuan Modus Catut MBG

Pertumbuhan ekonomi Tangerang tercatat stabil dalam dua tahun terakhir. Angkanya berada di atas 5,5 persen.

Pemerintah daerah juga mendorong keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihasilkan diharapkan menjadi dasar kebijakan pembangunan.

“Kalau data dari bawah kuat, arah pembangunan semakin jelas,” ujarnya.

Ia menegaskan peran masyarakat dalam keberhasilan sensus.

Wali Kota Sachrudin menekankan pentingnya kualitas data. Menurutnya, data menentukan kualitas kebijakan publik.

Pemkot Tangerang berkomitmen mendukung sensus ekonomi nasional. Dukungan dilakukan melalui penguatan data hingga tingkat kelurahan.

Baca Juga :  WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Mampu Tekan Pengeluaran

Selain itu, sinergi dengan BPS terus ditingkatkan. Langkah ini untuk memastikan data yang dihasilkan akurat.

“Data akurat menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran,” kata Sachrudin.

Ia meminta seluruh jajaran aktif mendukung program tersebut. Perangkat daerah hingga RT dan RW diminta terlibat langsung. Masyarakat juga diajak berpartisipasi dalam pendataan.

“Ini bukan sekadar pendataan, tapi upaya pemerataan pembangunan,” ujarnya. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini