Pilar Ancam Tahan Izin Pool Taksi Green SM di Ciater

Adi Subchan - 06 May 2026

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan melakukan sidak di proyek Pool Taksi Green SM, Ciater, Tangsel. Ia mengancam menahan izin proyek pool taksi tersebut jika syarat belum lengkap. (Foto: Istimewa)
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan melakukan sidak di proyek Pool Taksi Green SM, Ciater, Tangsel. Ia mengancam menahan izin proyek pool taksi tersebut jika syarat belum lengkap. (Foto: Istimewa)

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan ancam tahan izin proyek pool taksi Green SM di Ciater jika syarat belum lengkap.

Aktual Tangerang – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menyoroti proyek pool taksi Green SM. Ia mengancam menahan izin lanjutan jika syarat belum terpenuhi.

Proyek berada di Jalan Raya Ciater, Serua, Ciputat. Lokasi dinilai strategis dan memiliki risiko dampak tinggi.

Pilar menegaskan seluruh perizinan harus dipenuhi pengembang. Izin mencakup Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Amdal Lalin.

“Kami tidak bicara fungsi dulu, tapi izin harus lengkap,” ujarnya saat sidak, Selasa (5/5/2026).

Ia menyebut sejumlah izin masih dalam proses. Dokumen penting belum diterbitkan hingga saat ini.

“Saya lihat PBG dan Amdal Lalin masih proses. Padahal izin menjadi syarat utama tahap pembangunan berikutnya,” kata Pilar.

Baca Juga :  DPRD dan Pemkot Tangsel Sepakati Raperda RTRW 2026-2045

Selain izin, Pilar menyoroti kondisi teknis di lapangan. Sistem drainase dinilai belum memadai.

Menurutnya, proyek wajib memiliki drainase mandiri. Hal ini untuk menghindari beban saluran umum.

“Harus punya drainase sendiri, jangan membebani jalan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya perencanaan teknis matang.

Pilar mengungkapkan dampak buruk sudah terjadi. Lumpur proyek sempat meluber ke jalan utama.

Kondisi tersebut membuat Jalan Ciater Raya menjadi licin. Hal ini membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga :  BPS Sebut Ekonomi Kota Tangerang Kuat, Didukung 46 Ribu UMKM

Pemkot Tangsel meminta pengembang segera bertindak. Drainase lingkungan harus segera dibangun. Material tanah diminta tidak lagi mengalir ke jalan. Langkah ini untuk mencegah pendangkalan saluran air.

“Langkah cepat, lakukan penggalian drainase segera,” kata Pilar.

Ia juga meminta petugas siaga saat hujan turun.

Pemkot berharap pengembang mematuhi seluruh ketentuan. Pengawasan akan diperketat selama proses berjalan. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini