Pemkot Tangsel Siapkan Perseroda Khusus Pengelola Pasar

Adi Subchan - 14 August 2026

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan Pemkot Tangsel sedang mematangkan Perseroda Citra Anggrek Mandiri untuk mengelola pasar. Raperda ditargetkan rampung dan menjadi perda tahun ini. (Foto: Istimewa)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan Pemkot Tangsel sedang mematangkan Perseroda Citra Anggrek Mandiri untuk mengelola pasar. Raperda ditargetkan rampung dan menjadi perda tahun ini. (Foto: Istimewa)

Pemkot Tangsel mematangkan Perseroda Citra Anggrek Mandiri untuk mengelola pasar. Raperda ditargetkan rampung dan menjadi perda tahun ini.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mematangkan pembentukan Perseroda Citra Anggrek Mandiri. Perusahaan tersebut akan menangani pengelolaan pasar di wilayah Tangsel.

Rancangan peraturan daerah atau raperda pembentukan perseroda ditargetkan rampung tahun ini. Setelah disahkan DPRD, regulasi tersebut menjadi dasar pembentukan badan usaha.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pembahasan raperda dilakukan dalam rapat pimpinan. Rapim tersebut berlangsung di Puspemkot Tangsel, Kamis (13/8/2026).

“Ya hari ini rapim namanya, rapat pimpinan untuk memfinalkan pembahasan tentang rancangan peraturan daerah pembentukan perseroda yang mengatur masalah pasar sebelum diajukan ke DPRD nantinya. Jadi kita cari masukan-masukan dari berbagai pihak,” ujar Benyamin.

Selama ini, pengelolaan sejumlah pasar dilakukan oleh Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan atau PITS. Sebagian pasar lainnya masih dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangsel.

Kondisi tersebut terjadi karena Tangsel belum memiliki perseroda khusus pengelola pasar. Ke depan, pengelolaan pasar ditargetkan berada di bawah Citra Anggrek Mandiri.

Baca Juga :  JAMKOPNAS 2026 Libatkan 36 Kopma, UIN Jakarta Jadi Tuan Rumah

Benyamin menyebut perubahan tersebut berkaitan dengan fokus baru Perseroda PITS. Perusahaan tersebut akan diarahkan khusus menangani sektor air.

“Karena PITS berubah menjadi khusus menangani air, maka pasar juga harusnya oleh perseroda. Karena belum punya perseroda, kita titipkan,” jelasnya.

Menurut Benyamin, pasar memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasar juga menjadi bagian dari perputaran ekonomi daerah.

“Kita bukan daerah pertanian, tapi di pasar ini harus ada beras. Kita bukan daerah perkebunan, tapi di pasar ini harus ada cabai, tomat, minyak dan seterusnya. Jadi ini persoalan menyangkut hajat hidup orang banyak,” katanya.

Pembentukan perseroda diharapkan membuat pengelolaan pasar berjalan lebih profesional. Pengelolaan tersebut mencakup aset, penyertaan modal, hingga kebutuhan pokok masyarakat.

Benyamin memastikan penyertaan modal untuk perseroda pasar telah tersedia. Anggaran tersebut sebelumnya dititipkan melalui Perseroda PITS.

“Itu sudah ada, uangnya sudah ada, di PITS sudah ada. Jadi sejak awal uangnya memang sudah ada di PITS. Jadi nggak terpengaruh dengan efisiensi,” tegas Benyamin.

Selain dana, sejumlah aset bangunan pasar juga akan masuk dalam pengelolaan perseroda. Saat ini terdapat tiga pasar yang dikelola Perseroda PITS.

Ketiga pasar tersebut adalah Pasar Jombang, Pasar Serpong, dan Pasar Bintaro Sektor 2. Pasar Bintaro Sektor 2 berada di kawasan Rengas, Ciputat Timur.

“Seluruh aset, bukan saja aset uang ya, aset bangunan juga,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Awasi Penerapan UMK 2026

Sementara itu, sejumlah pasar lainnya masih dikelola Disperindag Tangsel. Setelah perseroda terbentuk, seluruh pengelolaan pasar ditargetkan terintegrasi.

Pemerintah kota menargetkan seluruh pasar dapat dikelola dalam satu badan usaha. Kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan profesionalitas pengelolaan pasar.

Benyamin mengatakan, jajaran direksi dan komisaris belum ditentukan. Seleksi kepengurusan baru dilakukan setelah perda disahkan.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa seleksi jajaran pengurus dan direksi. Kemudian juga komisaris,” katanya.

Benyamin memastikan proses seleksi akan dilakukan secara terbuka. Seleksi juga akan mengedepankan profesionalisme dan kompetensi calon pengurus.

“Ya betul, saya akan cari panitia seleksi yang betul-betul profesional dan tidak ada kepentingan. Semuanya open selection,” tegasnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini