Pemkot Tangerang Targetkan Pendapatan 2027 Sebesar Rp5,167 Triliun

Adi Subchan - 16 August 2026

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan Pemkot menargetkan pendapatan daerah 2027 Rp5,167 triliun dengan PAD Rp3,289 triliun dan transfer Rp1,878 triliun. (Foto: Dok Pemkot Tangerang)
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan Pemkot menargetkan pendapatan daerah 2027 Rp5,167 triliun dengan PAD Rp3,289 triliun dan transfer Rp1,878 triliun. (Foto: Dok Pemkot Tangerang)

Pemkot Tangerang menargetkan pendapatan daerah 2027 Rp5,167 triliun dengan PAD Rp3,289 triliun dan transfer Rp1,878 triliun.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang menargetkan pendapatan daerah 2027 mencapai Rp5,167 triliun.

Target tersebut terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD) Rp3,289 triliun dan pendapatan transfer Rp1,878 triliun.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, belanja daerah 2027 direncanakan mencapai Rp5,610 triliun.

Anggaran tersebut menimbulkan defisit sebesar Rp442,170 miliar yang akan ditutup melalui perkiraan sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa).

“Untuk belanja daerah dianggarkan Rp5,610 triliun, sehingga terdapat defisit Rp442,170 miliar,” kata Sachrudin, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Sachrudin, belanja daerah akan diarahkan untuk membiayai berbagai urusan pemerintahan. Rinciannya mencakup enam urusan wajib pelayanan dasar dan 18 urusan wajib nonpelayanan dasar.

Selain itu, anggaran mencakup lima urusan pilihan dan dua unsur pendukung urusan pemerintahan.

Baca Juga :  Industri MRO Indonesia Siap Take Off di Panggung Global

Anggaran juga dialokasikan untuk lima unsur penunjang dan satu unsur pengawasan pemerintahan.

Kemudian, terdapat satu unsur kewilayahan serta satu unsur pemerintahan umum. “Seluruh urusan tersebut akan dilaksanakan oleh 40 perangkat daerah,” jelas Sachrudin.

Ia memastikan program pembangunan harus berjalan berdasarkan prioritas dan tepat sasaran.

Program tersebut juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tangerang.

Fokus Pembangunan 2027

Sachrudin mengatakan, target pendapatan daerah telah disampaikan kepada DPRD Kota Tangerang. Penyampaian tersebut dilakukan melalui rapat paripurna terkait KUA-PPAS 2027.

Penyusunan KUA-PPAS juga diselaraskan dengan prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Menurut Sachrudin, sejumlah sektor menjadi fokus pembangunan Kota Tangerang pada 2027. Fokus tersebut meliputi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Pemerintah juga menargetkan penguatan kompetensi tenaga kerja dan pembangunan keluarga.

Baca Juga :  Mulai September 2026, Tunjangan PPPK Pemkot Tangerang Naik 15 Persen

Selain itu, program diarahkan pada kepemudaan serta pemberdayaan gender.

“Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Penguatan kompetensi tenaga kerja, serta pembangunan keluarga, kepemudaan, dan pemberdayaan gender,” ujar Sachrudin.

DPRD Soroti Potensi PAD

Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo menilai target PAD masih berpeluang ditingkatkan. Menurutnya, peningkatan PAD penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Hal tersebut dinilai semakin penting di tengah kebijakan efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat.

“Jangan sampai targetnya 120, namun ternyata potensinya bisa mencapai 200,” kata Arief.

Ia meminta Pemkot Tangerang menggali potensi penerimaan daerah secara lebih optimal.

Menurut Arief, peningkatan PAD harus diikuti penggunaan anggaran untuk program yang benar-benar prioritas.

Ia mendorong belanja daerah diarahkan pada kebutuhan primer masyarakat. Pendidikan dan kesehatan menjadi dua sektor yang dinilai harus mendapatkan perhatian utama.

“Kita terus perkuat kebutuhan urgent dari masyarakat. Di mana pendidikan dan kesehatan menjadi hal penting,” ujar Arief.

Arief menegaskan DPRD akan terus mendorong penggunaan PAD untuk kebutuhan yang lebih vital.

Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Kota Tangerang. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini