Kabupaten Tangerang Dapat Rp27,4 Miliar untuk Koperasi Desa Merah Putih

Adi Subchan - 17 May 2026

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghimpun dana CSR Rp27,4 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih. (Foto: Chatgpt/Aktual Tangerang/Ilustrasi)
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghimpun dana CSR Rp27,4 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih. (Foto: Chatgpt/Aktual Tangerang/Ilustrasi)

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghimpun dana CSR Rp27,4 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih.

Aktual Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, berhasil menghimpun dana CSR untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih.

Total bantuan CSR yang berhasil terkumpul mencapai Rp27,4 miliar.

Hal itu disampaikan saat peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI. Peresmian dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Maesyal mengikuti kegiatan secara virtual dari Koperasi Desa Merah Putih Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Maesyal menegaskan pentingnya kolaborasi bersama pihak ketiga untuk memperkuat ekonomi desa.

“Kami menggandeng CSR dan pihak ketiga untuk memperkuat koperasi desa,” ujar Maesyal Rasyid.

Baca Juga :  Transaksi QRIS Triwulan I 2026 di Banten Tembus Rp34 Triliun

Ia menyebut, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang telah menerima dukungan CSR. “Sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan mendapat dukungan CSR senilai Rp27,4 miliar,” katanya.

Maesyal menjelaskan, terdapat 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang. Dari jumlah itu, sebanyak 250 Koperasi Desa Merah Putih telah beroperasi penuh.

“Masih ada 24 koperasi yang dibina Dinas Koperasi agar segera mandiri,” ucapnya.

Ia juga meminta dukungan Bulog dan Pertamina untuk memperkuat pasokan kebutuhan pokok koperasi desa.

“Kami berharap dukungan distribusi sembako dapat dipercepat,” ujar Maesyal.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi perkembangan koperasi di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, penguatan ekonomi harus dimulai dari tingkat desa.

“Hingga 2026, sebanyak 695 KDKMP telah beroperasi di Banten,” kata Andra Soni.

Ia menilai koperasi menjadi instrumen penting mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Andra juga menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang mencapai 5,67 persen. Angka tersebut dinilai lebih tinggi dibanding rata-rata nasional dan Provinsi Banten.

“Ekonomi desa harus bergerak melalui koperasi dan BUMDes,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasar Properti Lesu, Penjualan Rumah di Tangsel Anjlok

Usai acara virtual, Maesyal meninjau fasilitas KDKMP Desa Ciakar. Fasilitas tersebut meliputi gudang, klinik, apotek, armada truk, dan kendaraan roda tiga.

Secara terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto menyebut peresmian koperasi menjadi tonggak penting ekonomi kerakyatan. “Peristiwa ini merupakan tonggak bersejarah,” ujar Prabowo.

Prabowo menilai koperasi yang diresmikan telah memiliki kesiapan operasional lengkap. Menurutnya, fasilitas koperasi sudah didukung sistem, logistik, hingga armada distribusi.

Prabowo mengungkapkan, awalnya pemerintah menargetkan 1.300 koperasi diresmikan serentak. Namun, setelah evaluasi kesiapan, jumlahnya menjadi 1.061 koperasi.

“Saya kira ini menjadi capaian besar dalam waktu kurang dari satu tahun,” kata Prabowo ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini