Jalan Merpati Raya Ciputat Ditutup 2 Bulan, Ini Jalur Alternatifnya

Adi Subchan - 21 October 2026

Jalan Merpati Raya Ciputat, Tangerang Selatan, ditutup mulai 22 Oktober hingga Desember 2026 untuk rekonstruksi jembatan. Pemkot Tangsel menyiapkan enam jalur alternatif. (FOTO: iStockphoto/ILUSTRASI)
Jalan Merpati Raya Ciputat, Tangerang Selatan, ditutup mulai 22 Oktober hingga Desember 2026 untuk rekonstruksi jembatan. Pemkot Tangsel menyiapkan enam jalur alternatif. (FOTO: iStockphoto/ILUSTRASI)

Aktual Tangerang – Jalan Merpati Raya, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, ditutup mulai 22 Oktober hingga Desember 2026. Penutupan dilakukan untuk rekonstruksi Jembatan Merpati Raya yang mengalami kerusakan struktur.

Pemerintah Kota Tangsel menyiapkan enam jalur alternatif untuk menjaga mobilitas masyarakat selama pekerjaan berlangsung.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robbi Cahyadi, menyebut enam jalur tersebut dapat digunakan pengendara untuk menghindari lokasi penutupan.

Jalur alternatif itu meliputi Jalan Boulevard UPJ, Jalan Cendrawasih Raya, Jalan Aria Putra, Jalan Suka Damai (Eyang Agung), Jalan Suka Bakti, dan Jalan Murai.

Penutupan berlaku pada ruas Jalan Merpati Raya dari POM Bensin Shell hingga Bintaro Hill.

Untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas, DSDABMBK akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian. Koordinasi tersebut mencakup rekayasa lalu lintas dan pengaturan jalur alternatif.

“Rambu-rambu dan pemberitahuan penutupan jalan juga akan dipasang pada titik-titik yang ditetapkan oleh instansi terkait,” kata Robbi dalam keterangannya di Tangerang, Rabu.

Baca Juga :  Pesawat Lion Air Gagal Mendarat

Jembatan Rusak Akibat Gerusan Sungai

Robbi menjelaskan, rekonstruksi dilakukan untuk memulihkan struktur Jembatan Merpati Raya. Kerusakan ditemukan pada bagian penyangga ujung jembatan.

Kerusakan tersebut terjadi sekitar Oktober 2025 akibat gerusan aliran sungai. Setelah penanganan sementara dan evaluasi teknis, jembatan dinilai perlu direkonstruksi. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Penutupan jalan diperlukan karena jembatan berada di jalur dengan aktivitas kendaraan yang tinggi. Pembatasan akses juga memberikan ruang kerja bagi pelaksana konstruksi.

Selain itu, penutupan bertujuan mengurangi risiko kecelakaan bagi pekerja maupun pengguna jalan selama proses pembangunan berlangsung.

Pemkot Tangsel memahami penutupan Jalan Merpati Raya berpotensi mengganggu perjalanan masyarakat. Dampaknya terutama dirasakan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Meski demikian, penutupan dinilai diperlukan untuk memperbaiki kerusakan struktur jembatan dan menjaga keselamatan dalam jangka panjang.

“Kami memahami bahwa penutupan Jalan Merpati Raya akan berdampak pada perjalanan warga, termasuk masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. Namun, penutupan selama konstruksi diperlukan untuk memberikan ruang kerja bagi pelaksana, serta mengurangi risiko bagi pengguna jalan dan pekerja,” katanya.

Baca Juga :  Capaian Realisasi Investasi Kota Tangerang Triwulan II Tembus Rp 12,48 Triliun

Masyarakat diimbau memperhatikan rambu-rambu yang dipasang dan menggunakan jalur alternatif selama rekonstruksi berlangsung.

Pengendara juga disarankan menyesuaikan waktu perjalanan untuk mengantisipasi potensi kepadatan di sekitar jalur pengalihan. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini