Sayembara Batik Khas Tangsel 2026 Dibuka, Hadiah Jutaan Rupiah

Adi Subchan - 04 August 2026

Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026. (Foto: Istimewa)
Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026. (Foto: Istimewa)

Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026 resmi dibuka. Simak jadwal, syarat pendaftaran, ketentuan desain, dan peluang meraih hadiah jutaan rupiah.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan membuka Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026. Kompetisi ini menawarkan hadiah jutaan rupiah bagi masyarakat.

Sayembara diselenggarakan Dinas Pariwisata Tangsel bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tangerang Selatan.

Kompetisi terbuka bagi masyarakat umum, desainer, dan pelaku ekonomi kreatif dari seluruh Indonesia.

Ajang ini bertujuan melahirkan motif batik yang mencerminkan karakter, sejarah, dan kekayaan budaya Kota Tangerang Selatan.

Ketua Dekranasda Tangsel, RR Truetami Ajeng, mengatakan batik merupakan warisan budaya yang memiliki nilai filosofis tinggi.

Menurutnya, sayembara ini menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam menciptakan identitas budaya Kota Tangerang Selatan.

“Melalui sayembara ini, kami ingin mengajak para desainer, pelaku ekonomi kreatif, maupun masyarakat luas untuk bersama-sama melahirkan motif batik yang mencerminkan karakter dan jati diri Kota Tangerang Selatan,” kata Ajeng, Senin (3/8/2026).

Baca Juga :  Kawasan Tanpa Rokok di Tangerang Diperketat, Perokok Gigit Jari

“Harapannya, karya terbaik nantinya dapat menjadi identitas daerah sekaligus memperkaya khasanah batik Indonesia,” lanjutnya.

Ajeng menilai batik bukan sekadar karya seni, melainkan media untuk merekam sejarah dan budaya daerah. Karena itu, setiap karya diharapkan memiliki makna filosofis yang kuat.

Motif tersebut nantinya dapat diadopsi sebagai batik khas resmi Kota Tangerang Selatan.

“Yang kami cari bukan hanya desain yang indah secara visual, tapi juga motif yang memiliki makna, mengangkat kekayaan lokal, dan dapat diterapkan secara nyata sebagai batik khas Kota Tangerang Selatan,” jelasnya.

Ia berharap sayembara melahirkan motif batik yang menjadi kebanggaan masyarakat Tangsel. Motif tersebut diharapkan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Semoga sayembara ini menjadi wadah lahirnya karya-karya terbaik yang nantinya dapat menjadi simbol kebanggaan masyarakat Tangsel dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tambahnya.

Ajeng juga mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengirimkan karya terbaik.

“Jangan lewatkan kesempatan ini. Mari bersama-sama menciptakan motif batik yang tidak hanya menjadi karya pemenang sayembara, tetapi juga menjadi identitas budaya dan kebanggaan Kota Tangerang Selatan,” kata dia.

Jadwal dan Syarat Pendaftaran

Sayembara terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa dipungut biaya.

Pendaftaran dibuka sejak 20 Juli 2026. Batas akhir pendaftaran pada 19 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Peserta wajib melampirkan identitas diri yang masih berlaku. Identitas dapat berupa KTP, KIA, SIM, KTA, atau KTM.

Peserta juga wajib mengisi formulir pendaftaran secara daring.

Surat pernyataan keaslian desain bermaterai Rp10.000 harus disertakan.

Dokumen lain meliputi foto identitas dan filosofi desain.

Peserta juga wajib melampirkan sketsa busana kerja pria dan wanita. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim satu desain batik.

Peserta wajib mengikuti akun Instagram @dispartangerangselatan dan @dekranasda_tangsel.

Pendaftaran dilakukan melalui tautan:
https://bit.ly/pendaftaransayembaradesainbatikkhastangsel2026

Baca Juga :  Pelajar di Tangerang Wajib Rutin Cek Kesehatan

Ketentuan Desain

Desain wajib mengusung tema “Bunga Anggrek Tangsel” dan/atau “Rumah Blandongan”. Karya harus memuat unsur budaya dan kearifan lokal Tangsel.

Peserta juga dapat mengangkat sejarah, flora, fauna, bangunan ikonik, atau kuliner daerah.

Setiap desain wajib disertai uraian filosofi maksimal 500 kata. Uraian memuat judul, makna motif, hubungan dengan Tangsel, dan arti warna.

Peserta juga wajib mengunggah video proses pembuatan desain. Durasi video maksimal satu menit. Ukuran file video tidak boleh melebihi 100 MB.

Panitia menegaskan karya harus orisinal. Desain tidak boleh hasil plagiasi. Karya juga tidak boleh dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).

Selain itu, desain belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lain. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini