Pelajar SD Tangsel Produksi Senjata Tajam untuk Tawuran

Adi Subchan - 15 September 2025

POLSEK Cisauk mengamankan sejumlah barang bukti dari empat pelajar SD yang diduga akan dijadikan senjata tajam untuk tawuran. (Foto: Istimewa)
POLSEK Cisauk mengamankan sejumlah barang bukti dari empat pelajar SD yang diduga akan dijadikan senjata tajam untuk tawuran. (Foto: Istimewa)

Empat anak di bawah umur diamankan polisi di Setu, Tangsel, karena kedapatan membuat senjata tajam dari pelat besi. Polisi menyebut senjata itu disiapkan untuk tawuran.

Aktual Tangerang – Empat anak di bawah umur diamankan pihak kepolisian setelah kedapatan membuat senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

Keempat bocah berinisial R (12), I (12), R (11), dan A (10) itu diamankan di wilayah Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (14/9/2025) dini hari.

Kapolsek Cisauk, Kompol Dhady Arsya, mengatakan bahwa para bocah tersebut tertangkap saat petugas tengah melakukan patroli rutin.

“Kami mendapati sejumlah remaja tengah menggerinda pelat besi yang diduga akan dijadikan senjata tajam untuk tawuran. Petugas langsung mengamankan mereka di lokasi,” ujar Kompol Dhady kepada wartawan, Senin (15/9/2025).

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu lembar pelat besi, satu buah gerinda, dan enam buah senjata tajam hasil rakitan.

Keempat bocah tersebut mengaku kepada polisi bahwa ini adalah kali pertama mereka melakukan aksi semacam itu. Mereka juga mengklaim bahwa bahan baku berupa pelat besi ditemukan secara tidak sengaja.

“Pengakuannya, ini baru pertama kali. Katanya pelat besi itu mereka temukan. Tapi tetap kami lakukan pembinaan,” jelas Kompol Dhady.

Baca juga:

Polisi telah memanggil orang tua dan pihak sekolah dari masing-masing anak untuk dilakukan pembinaan bersama. Mengingat usia para pelaku yang masih sangat muda, proses hukum digantikan dengan pendekatan edukatif dan preventif.

“Kami koordinasikan dengan orang tua dan pihak sekolah agar anak-anak ini diberikan pembinaan dan pendampingan. Tujuannya agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Baca Juga :  Tawuran di Ciputat, Seorang Pelajar Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah, terutama saat malam hari.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini