Pasar Pisang Tangerang Dibongkar: 70 Ruko Dibersihkan untuk Fasilitas Publik Baru
Tangerang-Proses pembongkaran kawasan Pasar Pisang Babakan tengah berlangsung di Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang secara resmi memulai pembongkaran 70 unit ruko yang berdiri di atas lahan milik pemerintah, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Proyek ini menandai transformasi kawasan yang selama ini dikenal sebagai Pasar Pisang menjadi ruang publik yang lebih bermanfaat.
70 Ruko Pasar Pisang Tangerang Dibongkar Bulan Ini
Camat Tangerang, Yudi Pradana, mengatakan bahwa pembongkaran Pasar Pisang Tangerang dibongkar secara bertahap dan ditargetkan selesai pada Mei 2025. Kegiatan ini dimulai sejak Rabu (7/5/2025) dengan 8 unit kios pertama yang dibongkar oleh tim gabungan dari Pemkot Tangerang dan Satpol PP.
Dikerahkan 80 Personel Gabungan dan Alat Berat
Dalam proses pembongkaran Pasar Pisang Tangerang, sekitar 80 personel gabungan Satpol PP, Dinas PUPR, serta sejumlah alat berat telah diturunkan. Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Irman Pujahendra, menyatakan bahwa seluruh tahapan dilakukan secara persuasif dengan pendekatan humanis terhadap para pedagang.
“Alhamdulillah, pembongkaran Pasar Pisang Tangerang dibongkar berlangsung kondusif. Warga dan pedagang menunjukkan sikap kooperatif,” ungkap Irman.
Lahan 3.150 Meter Persegi Disiapkan untuk Fasilitas Publik
Setelah proses Pasar Pisang Tangerang dibongkar tuntas, pemerintah berencana memanfaatkan lahan seluas 3.150 meter persegi itu untuk fasilitas umum. Salah satu rencana konkret yang diungkapkan adalah pembangunan Griya Harmoni Warga (GHW), yaitu sebuah fasilitas publik yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat.
“Lahan ini tidak akan dibiarkan kosong, melainkan dialihfungsikan menjadi ruang bersama yang bermanfaat,” jelas Yudi.
Aset Daerah Dilindungi, Fungsi Sosial Ditingkatkan
Menurut Pemkot Tangerang, langkah pembongkaran ini juga merupakan strategi untuk melindungi dan memaksimalkan penggunaan aset daerah. Keberadaan Pasar Pisang yang sudah lama terbengkalai menjadikan kawasan ini tidak lagi produktif dan menimbulkan potensi permasalahan lingkungan.
Dengan Pasar Pisang Tangerang dibongkar, diharapkan ruang kota dapat dimanfaatkan lebih optimal dan mampu meningkatkan kualitas hidup warga.
Tidak Ada Penolakan dari Pedagang
Pembongkaran Pasar Pisang Tangerang dibongkar dilaksanakan dengan mengedepankan komunikasi dan sosialisasi terlebih dahulu kepada para pedagang. Hasilnya, tidak ditemukan resistensi atau penolakan berarti dari masyarakat.
“Ini bukti bahwa pendekatan persuasif lebih efektif dalam penataan kawasan,” tegas Irman Pujahendra.
Proses Berjalan Lancar dan Transparan
Pemkot Tangerang memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan dan bertahap. Dokumentasi dan pengawasan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala berarti dalam proyek Pasar Pisang Tangerang dibongkar ini.
Proyek Pasar Pisang Tangerang dibongkar merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Tangerang dalam menata kawasan kota menjadi lebih modern dan berfungsi sosial. Dari pembongkaran ruko lama hingga rencana pembangunan Griya Harmoni Warga, semua diarahkan untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Proyek ini juga menunjukkan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan warga dalam proses pembangunan daerah.
Sumber: Kabar6com
Foto: ppid.tangerangkota.go.id
Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok











Leave a Reply