Monyet Ekor Panjang di Pananggungan Masuk Warung Sembako

Syahrul Munir - 24 September 2025

Monyet Ekor Panjang
Petugas Damkar mengevakuasi monyet ekor panjang di Pananggungan, Tangerang. (FOTO: KotaTangerang)

Warung sembako berantakan oleh seekor monyet ekor panjang peliharaan warga yang lepas dari rantai ikatan

Aktual Tangerang – Monyet ekor panjang mengacak-acak warung sembako di Pananggungan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (23/9/2025). Hewan primata ini masuk ke rumah sekitar serta menyerang petugas Damkar saat hendak mengevakuasi.

Monyet ekor panjang ini merupakan hasil tangkapan warga. Monyet liar ini pun menjadi peliharaan warga dengan diikat rantai.

Namun saat hujan deras disertai sambaran petir rantai pengikat monyet terlepas. Sehingga monyet lepas liar dengan masuk ke rumah warga.

Ketua RW 01, Kelurahan Panunggangan Barat, Endang Badarudin menuturkan keberadaan monyet di lingkungannya bikin resah.

Rumah di ligkungan tersebut memang masih asri dan sekitar areal perkebunan dengan pepohonan lebat. Monyet secara tiba tiba, lantas ditangkap salah seorang warga, untuk kemudian dipelihara dengan cara diikatkan dengan rantai pada salah satu pohon.

Saat kejadian monyet lepas, pemilik tengah berada di luar kota alias pulang ke kampung halaman. 

Baca Juga: 

Monyet menjadi liar berpindah dari satu pohon ke pohon lain, hingga akhirnya mendatangi sebuah warung sembako. Mungkin karena lapar, monyet akhirnya ngacak-ngacak warung sembako.

“Sempat menyerang warga yang melintas,”ujar Endang Badarudin.

Monyet Serang Petugas Damkar

Petugas UPT Damkar Cibodas turun tangan dengan tiga personel. Tim Damkar berupaya menangkap monyet menggunakan alat bantu.

Namun proses evakuasi ini juga tidak mudah. Hewan Omnivora itu menghindar dan beberapa kali hendak menyerang petugas.

Setelah berjuang selama kurang lebih 30 menit, akhirnya monyet dapat ditangkap setelah dilakukan pendekatan dan dipancing dengan makanan.

Baca Juga :  Ratusan Balok Timah Diselundupkan ke Tangerang, Dua Orang Ditangkap

Kepala UPT Damkar Cibodas Syahri mengatakan, pihaknya memberi kesempatan kepada pemilik hewan untuk mengambil kembali. Namun jika tidak, Damkar akan menyerahkan hewan ini ke BKSDA.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini