Marahi anak depan umum apalagi di sekitar lingkaran temannya bisa berujung masalah berkepanjangan
Aktual Tangerang – Orang tua perlu ekstra hati-hati dalam mendidik anak, terutama hindari marahi anak. Anak merupakan cermin orang tua.
Bagaimana orang tua berperilaku, demikian pula anak akan meniru. Soal perilaku buruk orang tua, setidaknya yang paling sering terjadi adalah memarahi anak saat melakukan kesalahan.
Memang tidak boleh orang tua mengoreksi perilaku anak yang salah? Jawabnya sudah seharusnya orang tua mengoreksi perbuatan anak yang salah. Akan tetapi, cara mengkoreksi orang tua harus tepat.
Intonasi suara tinggi saat mengoreksi perilaku anak yang keliru juga tidak tepat. Apalagi sampai memarahi anak di depann umum, atau depan temannya.
Berdasarkan data yang dihimpun, anak-anak yang menjadi korban amarah orang tua bisa mengalami gangguan psikologis.
Baca juga:
Mikrofon Prabowo Mati Saat Pidato Soal Palestina di PBB
Polres Tangsel Gandeng Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas
Efek Buruk Anak Dimarahi Anak Depan Teman
Setidaknya 6 efek yang muncul pada anak akibat terkena marah di depan umum.
1. Rasa Malu dan Rendah Diri
Anak akan merasa dirinya dipermalukan. Rasa malu menimpa dirinya seolah-olah anak tidak berharga di mata orang lain.
2. Takut Berpendapat
Efek psikologi anak dimarahi depan publik yaitu anak jadi takut untuk berbicara atau mencoba hal baru. Perkembangan anak terhambar karena khawatir salah dan dimarahi lagi.
3. Luka Emosional
Meski terlihat sepele bagi orang tua, anak yang menjadi korban amarah orang tua depan umum bisa memendam dalam hati. Bahkan luka menyimpannya lama dalam hati sebagai bentuk penolakan.
4 Kurang Percaya Diri
Karakter anak menjadi kurang percaya diri. Anak tumbuh dengan perasaan dirinya tidak cukup baik.
Mudah minder di lingkungannya, merasa terkucilkan. Di sekolah atau pergaulan, anak bisa merasa tidak setara dengan teman-temannya.
5. Belajar Menyembunyikan Masalah
Karena takut dipermalukan, anak cenderung menyimpan masalah sendiri, bukan bercerita kepada orang tua.
6. Bisa Menjadi Pemberontak – Sebaliknya, ada anak yang mengekspresikan luka hatinya dengan perilaku keras, membantah, atau sulit diatur.
Bagi orang tua ingatlah, anak adalah amanah sekaligus ladang pahala. Menegur memang perlu, tapi caranya yang harus tepat. Tegurlah empat mata, bukan di depan umum.











Leave a Reply