Korban ledakan di Pondok Cabe Ilir, Pamulang menyangka kalau suara menyeramkan yang terdengar pagi hari itu hanya mimpi
Aktual Tangerang – Niam tak bisa menahan kesedihan saat menceritakan kronologis kejadian ledakan di rumahnya Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan. Istri dari Madinah ini duduk di ruang tamu usai salat subuh sesaat insiden ledakan.
Rumah Niam hancur bersama dengan tiga rumah tetangganya. “Pas baru mau mulai nulis, langsung ada bledoran. Enggak menyangka itu rumah saya sendiri,” ujar Niam sambil menahan tangis ditemui Aktual Tangerang, Selasa (16/9/2025).
Niam, yang mengalami luka di bagian kaki dan kepala itu mengatakan suara ledakan itu besar dan menyeramkan. Dirinya tak tahu dari mana suara ledakan itu berasal. Hanya saja, dirinya baru sadar setelah mendapatkan kaki dan sebagian tubuh saya tertimbun.
“Saya minta tolong ke ayah. Tolong, ayah, tolong ayah,” teriak Niam mengulang peristiwa kelam itu.
Sang suami keluar dan mencari keberadaan istrinya. Kemudian Madinah mendapatkan istrinya tertimbun langsung mencoba menolong. “Saya berusaha keluar dari rerutuhan. Kepala saya ketiban dan kaki. Alhamdulilah bisa keluar ditolong ayah,”ujarnya.
Baca Juga:
- Warga Fokus Bersihkan Sisa Puing Ledakan Pondok Cabe
- Ledakan Gas di Pondok Cabe, Benyamin Davnie Evaluasi Jarak Rumah
- Video Kesaksian Korban Ledakan Pondok Cabe, Pamulang
Niam bersyukur kepada Allah, kalau dirinya masih diberikan kesempatan bisa keluar dari reruntuhan rumahnya. Walaupun saat itu, dirinya sempat berteriak-teriak mencari Amel, putrinya. “Alhamduliah semua selamat. Amel dan ayah semuanya selamat,” ujarnya.
Niam berulang kali mengatakan tidak mendengar suara apapun jelang ledakan. Suara ledakan itu sangat menyeramkan.
“Saya enggak dengar suara apapun. Serem banget (ledakan), itu yang saya dengar. Terus saya tampar-tampar pipi Apa saya mimpi? Ini nyata, ternyata tempat saya,” ujar Niam.
“Saya kalau cerita peristiwa itu jadi sedih lagi,” kata Niam.











Leave a Reply