Jembatan Merpati Raya di Ciputat mengalami kerusakan akibat abutment tergerus sungai. Pemkot Tangsel tutup akses dan lakukan perbaikan cepat.
Aktual Tangerang – Kondisi Jembatan Merpati Raya di Ciputat, Tangerang Selatan, mengalami kerusakan parah akibat abutment tergerus aliran sungai.
Tergerusnya abutment jembatan menyebabkan badan jembatan mengalami penurunan signifikan dan membahayakan pengguna jalan.
Untuk diketahui, abutment jembatan merupakan bagian struktur bawah yang terletak di kedua ujung jembatan. Struktur ini berfungsi menopang keseluruhan beban dari bangunan atas jembatan.
Abutment menyalurkan beban tersebut ke pondasi dan tanah di bawahnya. Selain itu, abutment juga berperan sebagai penahan tanah di ujung jembatan. Fungsi utamanya adalah menjaga stabilitas jembatan dan koneksi dengan jalan di kedua sisi.
Dinas SDABMBK Kota Tangsel segera melakukan penanganan cepat terhadap kerusakan yang terjadi. Jika tidak segera diperbaiki, jembatan terancam ambruk dan membahayakan keselamatan pengendara.
Sebagai langkah antisipasi, tim teknis diturunkan ke lokasi untuk memeriksa kondisi struktur jembatan. Pemkot Tangsel juga menutup sementara jembatan terhitung sejak Selasa (14/10) hingga tiga hari ke depan.
Penutupan dilakukan untuk memperlancar proses perbaikan struktur dan akses jembatan yang rusak.
Humas SDABMBK Tangsel, Kemal, mengatakan kerusakan sudah terpantau sejak beberapa waktu lalu. Perbaikan minor telah dilakukan sebelumnya, namun penurunan badan jembatan berlangsung lebih cepat dari perkiraan.
“Demi keselamatan masyarakat, kami lakukan penanganan secara menyeluruh,” ujar Kemal.
Selama perbaikan berlangsung, Dinas SDABMBK bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian. Rekayasa lalu lintas diterapkan guna mengatur arus kendaraan di sekitar area jembatan.
Barrier dan spanduk peringatan juga dipasang untuk memberi informasi kepada masyarakat. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Keselamatan adalah prioritas utama kami,” ujar Kemal.
Jembatan Merpati Raya adalah jembatan lama yang direncanakan untuk rekonstruksi pada tahun 2026. Namun, karena kondisi memburuk, penanganan darurat dilakukan lebih awal dari rencana semula.
Dinas SDABMBK berkomitmen menyelesaikan perbaikan secepat mungkin dengan hasil optimal.
Informasi perkembangan perbaikan jembatan akan disampaikan melalui media sosial @dsdabmbk.
Akses jembatan diharapkan kembali normal setelah proses perbaikan selesai dalam waktu tiga hari.











Leave a Reply