9 Siswa Sekolah Rakyat di Tangsel Kabur, Terungkap Penyebabnya

Adi Subchan - 18 September 2025

Ilustrasi Sekolah Rakyat. (Foto: Freepik)
Ilustrasi Sekolah Rakyat. (Foto: Freepik)

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak Kementerian Sosial terkait langkah tindak lanjut atas kejadian ini.

Anak Orang Kaya Terdaftar di Sekolah Rakyat

Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, menyoroti persoalan data penerima manfaat program Sekolah Rakyat di Tangsel. Ia menduga masih banyak siswa dari keluarga mampu terdaftar dalam kategori desil satu dan dua, yang seharusnya diperuntukkan bagi siswa dari keluarga miskin.

“Kalau yang kami perhatikan, banyak anak-anak yang masuk desil 1 dan 2, tetapi kondisi rumahnya sudah layak. Itu harus dicek langsung di lapangan,” kata Selly saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Tangsel, Serpong Utara, Rabu (17/9/2025).

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait akurasi dan validasi data penerima manfaat program sosial. Ia mencontohkan, di sejumlah daerah pernah ditemukan keluarga tergolong mampu secara ekonomi, tetapi tetap tercatat sebagai miskin.

“Keluarga mereka sebenarnya masih mampu, dan ini harus menjadi perhatian serius Kementerian Sosial,” ujarnya.

Saat ini, penentuan status desil berada di bawah kewenangan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKSN), bukan lagi Kementerian Sosial (Kemensos). Namun, Selly menilai sistem ini justru menimbulkan persoalan baru.

“Yang seharusnya masuk desil satu atau dua dengan kategori miskin, justru naik ke desil lima dan enam. Sebaliknya, orang kaya malah tercatat di desil satu dan dua,” jelasnya.

Dengan adanya masalah tersebut, Selly mendorong evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pemutakhiran data agar tidak lagi terjadi salah sasaran. Ia juga meminta pemerintah daerah dilibatkan secara aktif dalam proses validasi.

“Jangan sampai data yang tidak sesuai justru merugikan anak-anak dari keluarga miskin yang berhak mendapat bantuan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pertama di Banten MoU dengan SMK

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini