Aktual Tangerang – Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan saat menjamu Bali United.
Meski mendominasi pertandingan, Persita hanya mampu bermain imbang 1-1 pada pekan ketujuh Super League 2026–2027.
Pertandingan berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Minggu (25/10/2026) sore. Bali United unggul lebih dahulu melalui gol Marko Dugandzic pada menit ke-29.
Persita baru mampu menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu. Pablo Ganet mencetak gol pada menit ke-96 untuk menyelamatkan Persita dari kekalahan.
Carlos Pena menilai anak asuhnya layak mendapatkan tiga poin. Ia menilai Persita menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.
“Kami mendapatkan satu poin pada akhirnya, tetapi sejujurnya saya merasa kami pantas mendapatkan tiga poin hari ini,” ujar Carlos Pena.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu menilai Persita tampil lebih agresif dibandingkan tim tamu. Namun, sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Soroti Penyelesaian Akhir Persita
Menurut Carlos Pena, Persita menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Namun, penampilan apik lini serang belum menghasilkan kemenangan.
“Saya yakin pada pertandingan ini kami menciptakan peluang paling banyak dibandingkan enam laga sebelumnya di liga,” kata Carlos Pena.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga menyoroti buruknya penyelesaian akhir para pemain. Sejumlah peluang matang terbuang sehingga Persita gagal mencetak lebih banyak gol.
“Pemain kami kurang akurat dalam memanfaatkan kesempatan. Kami tidak bisa mencetak lebih banyak gol,” imbuhnya.
Meski kecewa, Carlos Pena tetap mengapresiasi semangat juang para pemain Persita. Ia menilai skuad Pendekar Cisadane terus berusaha hingga pertandingan berakhir.
“Kami tidak menyerah dan terus berusaha sampai akhir. Kami bisa mendapatkan satu poin melawan lawan yang sangat sulit,” tutur Carlos Pena.
Persita Belum Terkalahkan
Hasil imbang tersebut membuat Bali United menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan 13 poin. Serdadu Tridatu mengoleksi empat kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Sementara itu, Persita berada di peringkat keenam dengan 12 poin. Pendekar Cisadane mencatatkan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa pernah menelan kekalahan.
Hasil ini membuat Persita tetap menjaga catatan belum terkalahkan. Namun, kegagalan mengamankan tiga poin di kandang menjadi pekerjaan rumah bagi Carlos Pena, terutama dalam meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir. (*)










Leave a Reply