Aktual Tangerang – Atlet dancesport asal Tangsel, Audy Zhafirah Putri, memborong delapan medali emas di Malaysia.
Atlet asal Pondok Benda, Pamulang, itu tampil dalam kejuaraan internasional pekan lalu.
Ajang tersebut bertajuk DANZ Johor League International Ballroom Dancesport Championship.
Kompetisi berlangsung di Holiday Villa, Johor, Malaysia. Kejuaraan itu diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai negara.
Prestasi Audy mendapat apresiasi dari Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Tangsel. Ketua IODI Kota Tangsel, Hana Victoria, menyampaikan apresiasi tersebut.
Menurutnya, pencapaian Audy menjadi kebanggaan sekaligus motivasi pembinaan atlet.
“Kami sangat mengapresiasi pencapaian Audy Zhafirah yang berhasil meraih delapan medali emas di kejuaraan internasional di Malaysia. Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan atlet dancesport agar mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Hana, Senin (19/10/2026).
Hana menilai, prestasi atlet membutuhkan latihan konsisten dan pendampingan pelatih. Dukungan berbagai pihak juga berperan penting dalam pencapaian tersebut.
Menurutnya, kompetisi luar negeri memberikan pengalaman berharga bagi atlet. Pengalaman itu membantu mengasah kemampuan dan mental bertanding.
Sebagai bentuk dukungan, Hana mengantarkan Audy ke Malaysia pada 8 Oktober. Dan, menjemput Audy kembali pada 12 Oktober 2026.
Jalani Training Center di Johor
Usai kejuaraan, Audy dijadwalkan mengikuti program training center di Eternal Dance Studio, Johor. Program tersebut melibatkan pelatih Dwi Baktiawan dan Khoo Seow Siong.
Latihan difokuskan pada peningkatan teknik dan persiapan kompetisi berikutnya. Pengalaman internasional Audy juga menjadi bekal menghadapi Porprov VII Banten 2026.
IODI Tangsel berharap pengalaman tersebut meningkatkan kesiapan atlet menghadapi persaingan provinsi.
“Kami juga terus mempersiapkan atlet untuk menghadapi PORPROV VII Banten 2026. Kami berharap pengalaman bertanding di level internasional dapat meningkatkan kemampuan, mental bertanding, dan kesiapan atlet. Tentunya, hal ini membutuhkan dukungan dan sinergi dari para pelatih, KONI, pemerintah daerah, sekolah, serta seluruh pihak terkait,” kata Hana.
IODI Tangsel turut mengapresiasi dedikasi para pelatih dalam membina atlet. Mereka adalah Dwi Baktiawan dan Yvonne.
IODI Tangsel berkomitmen mendorong lahirnya atlet dancesport berprestasi.
Para atlet diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. (*)










Leave a Reply