Aktual Tangerang – Camat Tangerang Riswan Setyo Kardinto mengklaim pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Stasiun Tangerang menyepakati rencana relokasi ke Pasar Anyar. Namun, proses pemindahan tersebut masih didahului sosialisasi kepada para pedagang.
Relokasi menyasar PKL di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ki Asnawi, Kota Tangerang, Banten. Pemerintah Kota Tangerang menargetkan pemindahan pedagang dimulai pada Rabu (14/10).
Riswan mengatakan, kesepakatan tersebut dicapai setelah rapat koordinasi bersama Perusahaan Daerah (PD) Pasar, dinas terkait, dan perwakilan pedagang pada Jumat (9/10).
“Rakor bersama PD Pasar dan dinas-dinas terkait berkaitan dengan rencana relokasi pedagang dan penataan Jalan A Yani dan Ki Asnawi. Turut hadir juga perwakilan pedagang,” ujar Riswan, Senin (12/10/2026).
Menurut Riswan, seluruh pihak yang hadir telah menyepakati rencana penataan kawasan dan pemindahan pedagang ke gedung Pasar Anyar.
“Insyaallah semuanya mendukung rencana relokasi dan penataan Jalan A Yani dan Ki Asnawi Pasar Anyar,” kata dia.

Pemkot Tangerang Intensifkan Sosialisasi
Setelah rapat koordinasi, Pemkot Tangerang menerjunkan tim ke lapangan untuk menyosialisasikan rencana pemindahan pedagang. Petugas juga membagikan surat imbauan terkait penataan kawasan tersebut.
Sosialisasi dilakukan secara bertahap menjelang pelaksanaan relokasi. Riswan optimistis proses pemindahan PKL dari bahu jalan menuju gedung Pasar Anyar berjalan lancar.
“Insyaallah semua pedagang setuju dan tidak ada penolakan,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Bappeda Kota Tangerang Yeti Rohaeti menyampaikan jadwal sosialisasi kepada para pedagang. Agenda tersebut direncanakan berlangsung mulai Sabtu (10/10).
“Besok pagi mulai sosialisasi kepada PKL,” ujar Yeti, Jumat (9/10).
Setelah sosialisasi, Pemkot Tangerang menjadwalkan pemindahan pedagang ke Pasar Anyar pada Rabu (14/10).
“Tanggal 14 Oktober sudah mulai penataan PKL ke Pasar Anyar,” kata Yeti.
Terdapat lebih dari 200 PKL di kawasan Jalan Ki Asnawi yang akan direlokasi ke Pasar Anyar.
Kemacetan dan Parkir Liar Ganggu Akses Stasiun
Penataan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ki Asnawi bertujuan mengembalikan fungsi jalan serta mengurai kemacetan di sekitar Stasiun Tangerang.
Pemerintah juga ingin menata PKL agar berjualan secara terintegrasi dan tertib di dalam Pasar Anyar.
Penataan Jalan Ki Asnawi yang menghubungkan Stasiun Tangerang dengan kawasan niaga Pasar Anyar dijadwalkan mulai pekan ini.
Program tersebut merupakan kerja sama Pemkot Tangerang dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Berdasarkan pantauan Jumat kemarin, sebuah spanduk putih terpasang di kawasan Jalan Ki Asnawi. Spanduk tersebut berisi pemberitahuan mengenai rencana penataan trotoar.
Spanduk itu bertuliskan, “Pemberitahuan kawasan ini akan dilaksanakan penataan trotoar, mohon dukungan dan kerja samanya”.
Kepadatan kendaraan terlihat mengular di sepanjang Jalan Ki Asnawi. Suara klakson kendaraan terdengar bersahutan di depan akses masuk Stasiun Tangerang.
Kemacetan terjadi akibat pertemuan arus kendaraan dari Jalan Ki Asnawi dan Jalan R.A. Kartini. Kepadatan juga dipengaruhi kendaraan yang keluar-masuk kawasan stasiun.
Puluhan angkutan umum (angkot) yang berhenti hingga dua baris di bahu jalan turut memperparah kemacetan. Parkir liar di depan stasiun juga mempersempit ruang gerak kendaraan.
Kondisi tersebut menyulitkan pejalan kaki dan pengguna kereta api saat menyeberang jalan.
Minimnya fasilitas penyeberangan yang memadai membuat pejalan kaki harus menembus arus lalu lintas padat. Warga bahkan terlihat saling bersenggolan saat menghindari sepeda motor dan mobil.
Melalui penataan kawasan dan relokasi PKL, Pemkot Tangerang berharap akses menuju Stasiun Tangerang menjadi lebih tertib. Kawasan perdagangan Pasar Anyar juga diharapkan semakin terhubung dengan transportasi publik. (*)







Leave a Reply