336 Kota/Daerah Berstatus Darurat Sampah, Ada Tangerang?

Adi Subchan - 27 October 2025

Pemkot Tangsel memperpanjang tanggap darurat sampah selama 14 hari. Pengiriman sampah hingga 200 ton per hari dilakukan ke Bogor. (Foto: ANTARA/Ilustrasi)
Pemkot Tangsel memperpanjang tanggap darurat sampah selama 14 hari. Pengiriman sampah hingga 200 ton per hari dilakukan ke Bogor. (Foto: ANTARA/Ilustrasi)

Pemkab Tangerang mempercepat pembangunan PSEL Jatiwaringin senilai Rp3 triliun sebagai solusi darurat sampah dan proyek strategis nasional.

Aktual Tangerang – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menetapkan 336 kabupaten dan kota di Indonesia berstatus darurat sampah. Sebanyak 246 dari 343 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) juga ditutup atau direvitalisasi oleh pemerintah.

“Hingga kini, 246 TPA open dumping telah ditutup. Kebijakan ini menurunkan timbunan sampah nasional 21,85 persen atau 12,37 juta ton per tahun,” ujar Hanif, Sabtu (25/10/2025).

Hanif menjelaskan, langkah tersebut disesuaikan dengan target RPJMN Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan 51 persen pengelolaan sampah tuntas pada 2025 dan 100 persen pada 2029.

“Kebijakan ini diperkuat dengan Surat Keputusan Menteri LH Nomor 2567 Tahun 2025 tentang Daerah Darurat Sampah,” kata Hanif.

Penetapan itu juga menindaklanjuti Pasal 15 ayat (3) Perpres Nomor 109 Tahun 2025 tentang Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan.

Menurut Hanif, aturan tersebut memberi mandat kepada Menteri LH untuk menetapkan daerah dengan kondisi kedaruratan sampah. “Sebanyak 336 daerah kini resmi berstatus darurat dan memerlukan penanganan segera,” tegasnya.

Baca Juga :  Prabowo Batalkan Proyek PSEL Tangerang dan Tangsel

Gerakan Nasional Aksi Bersih Sampah

Kementerian Lingkungan Hidup menggelar Gerakan Nasional Aksi Bersih Sampah secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini menjadi simbol kesadaran nasional untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Gerakan ini menegaskan komitmen pemerintah terhadap pengelolaan sampah kolaboratif, berkelanjutan, dan berbasis energi bersih,” ujar Hanif.

Aksi serentak berlangsung di Sumedang, Lebak, Bulukumba, Tangerang, Cimahi, Sorong, Cilegon, dan Cianjur. Ribuan peserta dari unsur pemerintah, pelajar, komunitas, dan masyarakat turut berpartisipasi.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini