Ia menjelaskan, PSEL Jatiwaringin akan melayani wilayah Tangerang Raya dan menampung 3.000 ton sampah per hari. “Kami harus memenuhi syarat seperti lahan minimal lima hektare dan timbunan sampah di atas 1.000 ton,” ujarnya.
TPA Jatiwaringin dipilih karena memiliki lahan luas dan volume sampah mencukupi. “Persyaratan minimal lima hektare, namun kami siapkan tujuh hektare sesuai arahan Bupati,” tambahnya.
Pemkab Tangerang kini mematangkan lahan menggunakan alat berat. Proses ini ditargetkan selesai pada November agar pembangunan dapat segera dimulai.
Pengerjaan proyek diperkirakan berlangsung 18 hingga 24 bulan. Pemerintah daerah menyiapkan lahan, sementara pendanaan disalurkan melalui perusahaan investasi Danantara.
Ujat menegaskan, keberadaan PSEL akan menjadi solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Tangerang Raya.









Leave a Reply