Mereka membersihkan pasar, pantai, sekolah, sungai, dan kawasan permukiman secara gotong royong.
Hanif menegaskan, aksi bersih ini menjadi bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah nasional. Pemerintah menargetkan tata kelola sampah yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.
“Pengelolaan sampah harus dilakukan bersama. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan,” ujarnya.
Di Sumedang dilakukan di Pasar Sandang mengangkat delapan meter kubik sampah campuran. Sementara, di Lebak sebanyak dua ton sampah diangkut dari kawasan pasar.
Di Bulukumba, Sulawesi Selatan, kegiatan di Pantai Merpati membersihkan 98 persen area festival dan mengolah empat ton sampah. Di Cimahi, 17 ton sampah campuran diolah menjadi RDF Fluff dan Biomassa di TPST Sentiong.
Di Sorong, 150 peserta mengumpulkan 572 kilogram sampah, sebagian disalurkan ke Bank Sampah Sorong Raya. Dan, di Cilegon, 19 ton sampah daur ulang terkumpul dengan nilai ekonomi lebih dari Rp33 juta. Sementara di Cianjur, terkumpul 250 kilogram sampah plastik dari kegiatan warga.
Tangerang Darurat Sampah
Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menyebut pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) bersifat mendesak. Hal ini karena Tangerang ditetapkan sebagai daerah darurat sampah sejak 13 Oktober 2025.
Menurut Ujat, pemerintah telah menyiapkan TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk sebagai lokasi pembangunan PSEL. Proyek ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan target penyelesaian pada 2026.
“Nilai investasinya diperkirakan mencapai Rp2 hingga Rp3 triliun,” kata Ujat, Minggu (26/10/2025).









Leave a Reply