Laki-Laki Suntik Filler

admin - 15 May 2025

03ca7a4c-c255-4898-a414-ba7cb55bf91c_43

Suntik Filler Laki-Laki Meningkat 99%, Tanda Maskulinitas Baru?

Tangerang-Dulu dianggap tabu, kini suntik filler laki-laki bukan lagi sesuatu yang asing. Fenomena ini menunjukkan pergeseran besar dalam cara pria memandang perawatan diri. Data terbaru dari American Society of Plastic Surgeons menunjukkan peningkatan 99% dalam dua dekade terakhir untuk prosedur estetik non-bedah seperti botox dan filler di kalangan pria.

Tak sekadar mengikuti tren, banyak pria menjalani suntik filler demi meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki penampilan secara halus, dan tampil maksimal—baik di dunia nyata maupun media sosial.

Dari Skincare ke Suntik Filler: Evolusi Grooming Laki-laki

Perawatan diri pria mengalami evolusi signifikan. Jika dulu sabun serbaguna adalah standar, kini istilah seperti niacinamide, retinol, dan double cleansing mulai akrab di telinga laki-laki. Bahkan, klinik kecantikan mencatat peningkatan jumlah pasien pria yang datang untuk konsultasi perawatan wajah.

“Laki-laki kini lebih peduli pada tekstur kulit, kontur wajah, dan tanda-tanda penuaan dini,” ujar Dr. Maryam Zamani, seorang dermatolog dari London.

Suntik Filler Laki Jadi Gaya Hidup Baru

Filler wajah digunakan untuk mengatasi tanda penuaan, mempertegas garis rahang, hingga membuat tampilan lebih segar dan simetris. Berbeda dengan operasi plastik, prosedur filler bersifat non-invasif, cepat, dan hasilnya bisa terlihat dalam hitungan hari.

Pria yang menjalani prosedur ini bukan ingin tampil seperti orang lain, melainkan ingin menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri—lebih percaya diri dan tampil prima tanpa kesan berlebihan.

Dari Tokoh Publik ke Tren Sosial

Figur publik seperti Drake, LeBron James, hingga influencer lokal menjadi katalis perubahan. Mereka tampil terbuka tentang rutinitas grooming—termasuk suntik filler—dan menghapus stigma bahwa perawatan diri mengurangi kelelakian.

Baca Juga :  Heboh! Curhatan Eks Pegawai RANS Entertainment

Media sosial juga berperan penting. Algoritma kini mampu menargetkan laki-laki dengan konten skincare dan estetika, mempermudah akses terhadap informasi dan layanan yang sebelumnya hanya populer di kalangan perempuan.

Suntik filler laki tak lagi dianggap tabu, tapi menjadi bagian dari gaya hidup modern. Perawatan diri bukan monopoli satu gender. Di era visual seperti sekarang, tampil terawat menjadi bagian dari citra profesional dan personal.

Grooming laki-laki hari ini mencerminkan maskulinitas baru—lebih inklusif, terbuka, dan tidak lagi terkungkung stereotip lama. Dan jika tren ini terus berkembang, bisa jadi klinik estetik dan rak skincare di rumah tak lagi didominasi oleh kaum perempuan.

Sumber: CNBC Indonesia

Foto: iStock

Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini