KOMIB bersama Ekraf dan Kemenpora menggelar Business Youth Forum untuk meningkatkan literasi ekonomi global pemuda Indonesia.
Aktual Tangerang – Komunitas Karya Pelajar Mengabdi Bangsa (KOMIB) Indonesia menggelar Business Youth Forum di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat (16/2/2026).
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Forum membahas keterkaitan ekonomi global serta dinamika China, Amerika Serikat, dan Indonesia.
Agenda tersebut menjadi ruang diskusi strategis bagi pelajar dan mahasiswa memahami tantangan ekonomi global.
Wakil Presiden KOMIB Indonesia, Adeline Venice Tardi, menyebut forum ini sebagai wadah literasi bisnis inklusif.
Ia menegaskan peserta diberi kesempatan berdiskusi langsung mengenai isu bisnis, ekonomi, dan kepemudaan.
Menurut Adeline, forum bertujuan meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi perubahan global.
Selain ekonomi, KOMIB menyoroti isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah berbasis teknologi.
KOMIB mengembangkan mesin daur ulang sampah berbasis kecerdasan buatan yang telah mendaur ulang ribuan sampah.
Saat ini, KOMIB memiliki dua mesin dan menargetkan penambahan di berbagai wilayah Indonesia.

KOMIB juga mengembangkan mesin penyaring air minum berharga terjangkau bagi masyarakat.
Wakil Presiden KOMIB lainnya, Ethan Purwohardono, menekankan pentingnya pemahaman ekonomi global bagi pemuda.
Ia menyebut pemahaman konteks global penting agar pemuda Indonesia mampu bersaing.
KOMIB terus menjalin kerja sama dengan kementerian melalui program sosial dan lingkungan.
Ke depan, KOMIB menargetkan ekspansi menjadi organisasi berjangkauan internasional.
Asisten Deputi Kemenpora, Hendro Wicaksono, menyatakan pemerintah mendukung inisiatif kepemudaan berdampak sosial.
Ia menegaskan pembangunan pemuda mencakup tubuh, pikiran, dan jiwa yang berempati.
Menurut Hendro, pembentukan karakter harus melalui praktik sosial dan aksi nyata.
Kemenpora mendorong pemuda turun langsung membawa solusi bagi masyarakat.











Leave a Reply