Indonesia Cold Chain Expo 2026 Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Adi Subchan - 07 May 2026

Indonesia Cold Chain Expo 2026 menghadirkan teknologi rantai pendingin modern untuk mendukung distribusi dan ketahanan pangan nasional. (Foto: Chatgpt/Aktual Tangerang/Ilustrasi)
Indonesia Cold Chain Expo 2026 menghadirkan teknologi rantai pendingin modern untuk mendukung distribusi dan ketahanan pangan nasional. (Foto: Chatgpt/Aktual Tangerang/Ilustrasi)

Indonesia Cold Chain Expo 2026 menghadirkan teknologi rantai pendingin modern untuk mendukung distribusi dan ketahanan pangan nasional.

Aktual Tangerang – Kementerian Koordinator Bidang Pangan berkolaborasi dengan Indonesia Seafood and Meat Expo menggelar Indonesia Cold Chain Expo 2026.

Pameran berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition, PIK 2, Tangerang, Banten. Pameran digelar selama tiga hari hingga Sabtu (9/5/2026).

Project Manager Wahana Kemalaniaga Makmur, Nelly, mengatakan pameran diikuti lebih dari 250 perusahaan.

Perusahaan peserta berasal dari dalam dan luar negeri sektor pangan dan rantai pendingin.

“Pelaku usaha hadir memperkuat konektivitas rantai pasok pangan nasional,” ujar Nelly, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga :  Job Fair Edufair Linkara Expo 2026 di YPI Asy-Syakirin Pinang

Menurutnya, peserta berasal dari produsen bahan baku hingga sektor distribusi dan hospitality.

Dalam pameran ini juga menghadirkan teknologi dan solusi rantai pendingin terbaru.

“Tujuannya meningkatkan efisiensi distribusi serta menjaga kualitas dan keamanan pangan,” katanya.

Selain pameran teknologi, kegiatan menjadi sarana memperluas jaringan bisnis dan peluang kolaborasi.

Indonesia Cold Chain Expo 2026 juga mengusung sistem rantai pasok pangan yang efisien dan berkelanjutan.

Pameran menghadirkan berbagai display teknologi pendingin dan sektor pertanian modern.

“Selama pameran, kami berbagi pengetahuan mengenai ketahanan pangan sesuai kondisi industri terkini,” ucap Nelly.

Ia mengatakan teknologi rantai pendingin penting mendukung distribusi pangan nasional. Menurutnya, distribusi pangan membutuhkan dukungan teknologi modern dari hulu hingga hilir.

“Distribusi pangan antarpulau membutuhkan sistem rantai dingin dan logistik yang memadai,” jelasnya.

Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Tangerang Genjot Pelatihan dan Wirausaha

Melalui pameran itu, penyelenggara ingin memperkuat ekosistem rantai pasok nasional. Sistem tersebut diharapkan lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.

Pengunjung Indonesia Cold Chain Expo 2026, Weldi Roniwan, mengaku antusias menghadiri pameran tersebut. Ia tertarik melihat inovasi pendingin untuk mendukung usaha makanan siap saji miliknya.

“Saya mencari referensi logistik untuk usaha nugget dan olahan daging,” kata Weldi.

Menurutnya, teknologi pendingin modern membantu menjaga kualitas bahan pangan lebih lama. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini