Disnaker Tangerang Tambah Mitra Industri untuk Perluas Program Magang

Adi Subchan - 27 June 2026

FOTO: ANTARA/Ilustrasi
FOTO: ANTARA/Ilustrasi

Disnaker Kota Tangerang akan menambah perusahaan mitra program On-Job Training setelah tingkat penyerapan tenaga kerja mencapai 85 persen.

Aktual Tangerang – Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang akan menambah perusahaan mitra dalam program On-Job Training (OJT) atau magang.

Langkah itu dilakukan setelah tingkat penyerapan tenaga kerja program tersebut mencapai 85 persen.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan program OJT terbukti efektif menciptakan lapangan kerja.

Saat ini, delapan perusahaan telah bermitra dalam pelaksanaan program tersebut. Beberapa di antaranya PT Arai Rubber Seal Indonesia, PT High Tech Ancillaries Indonesia, dan PT Tomypak Makmur.

“Dari hasil proses magang, tenaga kerja yang diterima bekerja mencapai 85 persen. Tingginya serapan itu mendorong kami menambah perusahaan yang terlibat dalam program OJT,” kata Ujang, Sabtu (27/6/2026).

Ujang mengajak para pencari kerja terus meningkatkan kemampuan teknis agar mampu bersaing di dunia industri.

“Harapannya program OJT dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Tangerang Dikepung Tenaga Kerja Asing, Terbanyak dari China

Ia meminta masyarakat mempersiapkan kompetensi sebelum mengikuti program magang tersebut.

Disnaker memastikan seluruh tahapan program berlangsung transparan melalui layanan digital Pemkot Tangerang. “Proses pendaftaran hingga penempatan berjalan lancar melalui aplikasi Tangerang LIVE,” jelas Ujang.

Menurutnya, sistem digital memudahkan masyarakat mengakses layanan ketenagakerjaan secara cepat dan terbuka. Program tersebut juga membantu pencari kerja memperoleh pengalaman industri sebelum direkrut perusahaan.

Pemkot Tangerang optimistis perluasan kerja sama industri dapat menekan angka pengangguran.

Selain itu, kolaborasi tersebut diharapkan menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan adaptif.

“Program ini menjadi bagian dari upaya menghadapi tantangan industri masa depan,” pungkas Ujang. (*)

Baca Juga :  Banten Jadi Provinsi dengan PHK Tertinggi Kedua Nasional

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini