Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI

Adi Subchan - 02 September 2026

GUBERNUR  BI - Destry Damayanti mengungkap langkah pertamanya sebagai Gubernur BI. Ia akan membagi tugas ADG dan memprioritaskan stabilitas moneter. (Foto: Media sosial)
GUBERNUR BI - Destry Damayanti mengungkap langkah pertamanya sebagai Gubernur BI. Ia akan membagi tugas ADG dan memprioritaskan stabilitas moneter. (Foto: Media sosial)

Destry Damayanti mengungkap langkah pertamanya sebagai Gubernur BI. Ia akan membagi tugas ADG dan memprioritaskan stabilitas moneter.

Aktual Tangerang – Destry Damayanti menyiapkan pembagian tugas Anggota Dewan Gubernur (ADG) sebagai langkah pertama memimpin Bank Indonesia (BI).

Destry mengatakan pembagian bidang diperlukan agar tugas dan tanggung jawab setiap ADG lebih jelas.

Ia akan mengumpulkan seluruh ADG BI untuk menentukan pembidangan setelah resmi menduduki jabatan Gubernur BI.

“Kita kan harus duduk bersama dulu, semua ADG lengkap kita. Kita pembagian bidang dulu nih, karena kalau di Bank Indonesia kan masing-masing ADG punya bidang-bidang yang akan dibawahi,” kata Destry usai rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa kemarin.

Destry resmi ditetapkan sebagai Gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo melalui Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (1/9/2026).

Ia dijadwalkan dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Mahkamah Agung (MA) pada Rabu (2/9/2026).

Baca Juga :  Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor?

Menurut Destry, pembagian bidang tersebut penting agar fungsi pengawasan dan tugas BI berjalan efektif. Namun, pembagian bidang tersebut tidak bersifat permanen dan dapat berubah sesuai kebutuhan.

“Itu sifatnya nggak statis. Karena nanti kita bisa akan tukar, berapa tahun sekali mungkin kita tukar. Jadi misalnya pembidangan tuh kayak ‘oh siapa yang pegang kebijakan ekonomi moneter, siapa yang makroprudensial, siapa yang pendalaman pasar keuangan’, dan seterusnya,” jelasnya.

Destry menegaskan pembagian bidang menjadi prioritas awal setelah dirinya resmi memimpin BI.

“Nah itu yang pasti kita akan lakukan pertama supaya aktivitas kerja dan tanggung jawab juga langsung jalan dan lebih clear. Itu sih, yang pertama itu,” tegas Destry lagi.

Stabilitas Moneter Jadi Prioritas

Selain pembagian tugas ADG, Destry memastikan stabilitas moneter tetap menjadi prioritas utama BI.

Menurut dia, stabilitas menjadi penting karena ketidakpastian ekonomi global masih tinggi.

“Kalau kita lihat, global ketidakpastian masih tinggi. Jadi artinya stabilitas itu tetap menjadi prioritas kita. Karena kalau ekonomi kita stabil, kita juga bisa terus menjaga nilai tukar stabil, inflasi stabil,” ujar Destry.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Targetkan Pendapatan 2027 Sebesar Rp5,167 Triliun

Destry juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Koordinasi lintas sektor akan dilakukan bersama berbagai kementerian dan lembaga terkait.

“Saya kan temanya ‘Sinergi Merah Putih’ ya untuk kesejahteraan rakyat. Jadi memang kita akan mengoptimalkan sinergi yang bisa kita lakukan, tapi tentunya tanpa juga mengabaikan mandat dan kewenangan dari masing-masing lembaga yang melakukan sinergi itu,” katanya.

Sinergi tersebut diarahkan untuk membantu BI menjaga stabilitas nilai rupiah. Salah satu fokusnya ialah menjaga kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa. Kondisi tersebut tercermin melalui tingkat inflasi nasional.

Destry mengatakan BI akan melakukan sejumlah langkah tambahan untuk menjaga inflasi tetap terkendali.

Koordinasi akan diperkuat bersama kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Langkah tersebut menyasar persoalan inflasi yang bersumber dari sisi pasokan.

“Kaitannya dengan misalnya kita ada mengarah sekarang ini kayak volatile food inflation. Inflasi kan salah satu juga target di kami untuk menjaga, dijaga stabilitasnya. Tapi kita tahu ada sumber inflasi yang sifatnya lebih supply-side. Nah tentunya kalau supply-side ini kan Bank Indonesia nggak bisa sendiri, jadi Bank Indonesia mengajak tentu lembaga terkait termasuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” paparnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini