BPS mencatat 3.567 lulusan sarjana di Kabupaten Tangerang masih menganggur sepanjang 2025. Angka ini turun dari 8.555 orang pada 2024.
Aktual Tangerang – Sebanyak 3.567 lulusan sarjana di Kabupaten Tangerang tercatat masih menganggur sepanjang 2025.
Data tersebut berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang mengenai kondisi ketenagakerjaan.
Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Tangerang, Masayu Nourma Yunita Sari, mengatakan angka tersebut berasal dari 128.865 angkatan kerja sarjana.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 125.298 orang tercatat telah bekerja. Sementara itu, 3.567 orang lainnya masih berstatus sebagai pengangguran.
“Di tahun 2025, pengangguran yang sarjana di Kabupaten Tangerang ada 3.567 dan yang sudah bekerja 125.298,” katanya, Selasa (18/8/2026).
Jumlah pengangguran sarjana tersebut sebenarnya mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2024, BPS Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 8.555 lulusan sarjana masih menganggur. Dengan demikian, jumlah pengangguran sarjana berkurang sekitar 4.988 orang pada 2025.
Penurunan juga tercermin dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan sarjana. Pada 2024, TPT lulusan sarjana tercatat sebesar 5,77 persen. Angka tersebut kemudian turun menjadi 2,77 persen pada 2025.
“Jumlah tingkat pengangguran terbuka (TPT) Sarjana juga mengalami penurunan, dari yang 5,77 persen pada tahun 2024 menjadi 2,77 persen di tahun 2025,” jelasnya.
Data Jurusan Sarjana Belum Tersedia
Meski mencatat jumlah pengangguran sarjana, BPS belum memiliki data mengenai latar belakang pendidikan mereka.
Data tersebut mencakup jenjang pendidikan, fakultas, hingga program studi yang ditempuh para sarjana.
Nourma menjelaskan data ketenagakerjaan BPS diperoleh melalui survei.
Karena berbasis survei, data tersebut menggambarkan kondisi ketenagakerjaan secara makro. Data tersebut belum merinci pengangguran berdasarkan bidang studi atau jurusan pendidikan.
“Kami tidak ada data itu (Jenjang pendidikan dan jurusan),” ucapnya. (*)











Leave a Reply