Pemkab Tangerang bangun PSEL senilai Rp2 triliun tanpa tipping fee. Target beroperasi 2026, kurangi sampah dan hasilkan listrik ramah lingkungan.
Aktual Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan pembangunan Program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Nilai investasi pembangunan PSEL diperkirakan mencapai Rp2 triliun dan ditargetkan beroperasi pada 2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menjelaskan pendanaan berasal dari pihak swasta.
“Investasi ditanggung Danantara tanpa tipping fee, jadi tidak membebani Pemkab Tangerang,” ujar Ujat, Sabtu (4/10/2025).
Saat ini, Pemkab masih melengkapi berbagai persyaratan administratif yang diwajibkan pemerintah pusat.
Pembangunan PSEL merupakan hasil tindak lanjut dari tawaran program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Kerja sama ini untuk pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan,” jelasnya.
Salah satu syarat utama yakni ketersediaan lahan minimal lima hektare dan bukti kepemilikannya.
Selain itu, syarat lainnya adalah produksi sampah minimal 2.000 ton per hari dan armada pengangkut yang memadai.
“Kami sedang mengajukan persetujuan ke Bupati dan DPRD agar segera dimulai,” ungkapnya.
Jika PSEL berjalan, sistem open dumping di TPA Jatiwaringin akan dihentikan sepenuhnya. “PSEL akan mengolah sampah menjadi energi listrik dan mengurangi volume sampah menumpuk,” ujar Ujat.
Program ini juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca yang berasal dari tumpukan sampah.
Selain itu, proyek PSEL diyakini mampu membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. “TPS3R juga sedang digalakkan di tiap kecamatan untuk mendukung sistem pengelolaan sampah,” katanya.











Leave a Reply