Pondok Cabe-Pamulang jadi Satu Arah, Rute dan Jam Berlakunya

Adi Subchan - 11 September 2025

Dishub Tangsel akan membangun u-turn terlindung di Jalan Raya Serpong untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas. (Foto: Ilustrasi/Tribunnews.com)
Dishub Tangsel akan membangun u-turn terlindung di Jalan Raya Serpong untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas. (Foto: Ilustrasi/Tribunnews.com)

Dishub Tangsel mulai uji coba Sistem Satu Arah di beberapa ruas jalan Pondok Cabe dan Pamulang sejak 10 September 2025 untuk mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas.

Aktual Tangerang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan mulai menerapkan Sistem Satu Arah (SSA) di sejumlah ruas jalan di wilayah Pondok Cabe dan Pamulang, sejak Rabu (10/9/2025). Uji coba ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Penerapan SSA berlaku di Jalan Kemiri Raya dan Jalan Kunir, khususnya di segmen Simpang Universitas Terbuka-Simpang Kunir-Simpang Gaplek, dengan jadwal operasional pada pukul 06.00-09.00 WIB dan 15.00-19.00 WIB.

Selain itu, Dishub Tangsel juga menerapkan SSA selama 24 jam penuh di ruas Jalan Kayu Manis Raya, segmen Simpang Kayu Manis-Simpang Kayu Manis 1.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel, Martha Lena, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan kapasitas jalan tanpa pembangunan infrastruktur baru.

“Kita tahu Jalan Pondok Cabe Raya merupakan jalan provinsi yang sangat padat sejak awal Kota Tangsel berdiri. Maka dari itu, kami lakukan pengaturan lalu lintas melalui SSA,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga:

Selain SSA, Dishub juga melakukan penyesuaian pada alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) dan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik. Beberapa titik yang menjadi fokus mitigasi antara lain:

  • Simpang Gaplek
  • Simpang Universitas Terbuka (UT)
  • Simpang Jalan Kayu Manis
  • Bukit Golf

Untuk Simpang Gaplek yang merupakan jalan nasional, Dishub Tangsel melakukan penyesuaian siklus lampu lalu lintas dengan bantuan Kementerian Perhubungan. Beberapa u-turn di Jalan RE Martadinata juga ditutup sementara untuk memperlancar arus kendaraan.

Baca Juga :  Rehabilitasi Turab Karang Tengah

Dari hasil evaluasi hari pertama, SSA dinilai efektif mengurangi kepadatan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan.

“Sebelumnya dari pintu tol ke UT bisa memakan waktu hingga satu jam, bahkan roda dua bisa setengah jam. Sekarang jauh lebih lancar,” ujar Martha.

Uji coba SSA ini direncanakan berlangsung selama satu minggu. Jika dinilai berhasil, Dishub Tangsel akan memberlakukan sistem ini secara permanen. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini