Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan Pijat Gratis, Anda Berminat?

Adi Subchan - 15 September 2026

Pemkot Tangerang melatih 50 warga rentan melalui keterampilan pijat untuk membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Pemkot Tangerang melatih 50 warga rentan melalui keterampilan pijat untuk membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Pemkot Tangerang melatih 50 warga rentan melalui keterampilan pijat untuk membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Aktual Tangerang – Pemkot Tangerang melatih 50 warga rentan melalui program keterampilan pijat untuk mendorong kemandirian ekonomi.

Pelatihan tersebut digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang pada 14-18 September 2026.

Peserta berasal dari berbagai kecamatan dengan latar belakang ekonomi yang beragam. Mereka antara lain pekerja ojek online (ojol), pedagang UMKM, hingga ibu rumah tangga.

Para peserta juga tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1-5.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi mengatakan pelatihan bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat rentan.

Keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk memperoleh pekerjaan atau mengembangkan usaha.

“Kami menggelar pelatihan pijat ini tidak hanya sekadar seremonial. Kami bahkan mendampingi langsung para peserta mendapatkan pengalaman berharga sebagai awal untuk mencari pekerjaan sampai mengembangkan usahanya secara mandiri,” ujar Acep di Kantor Dinsos Kota Tangerang, Selasa (15/9/26).

Baca Juga :  Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Dievakuasi dari Permukiman Warga di Pinang

Menurut Acep, peserta mendapatkan pengalaman praktik selama mengikuti pelatihan pijat tersebut.

Pemkot Tangerang juga membekali peserta dengan paket peralatan untuk mendukung usaha jasa pijat.

Peserta Belum Memiliki Keterampilan Pijat

Acep menjelaskan seluruh peserta sebelumnya belum memiliki keterampilan pijat. Program tersebut diharapkan memberikan kemampuan baru yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

”Semua peserta berasal dari kalangan masyarakat rentan yang belum mempunyai keterampilan pijat sama sekali. Di sini, kami berharap sepulang pelatihan nanti dapat membawa pengalamannya seperti membuka jasa pijat yang bernilai ekonomi karena mereka tidak menerima ilmu saja bahkan sampai paket peralatan jasa usaha pijat yang mumpuni,” tambahnya.

Menurut Acep, keterampilan tersebut dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi.

Peserta diharapkan mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membuka jasa pijat. Usaha tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga peserta.

Baca Juga :  Angka Stunting di Tangerang Menurun

Peserta Pelatihan Membeludak

Acep menyebut antusiasme masyarakat terhadap pelatihan tersebut sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang disebut membludak sebelum pelaksanaan pelatihan.

”Alhamdulillah, antusiasnya sangat luar biasa di tengah membludaknya jumlah pendaftar kemarin, jadi sangat diharapkan seluruhnya bisa menjalani pelatihan dengan penuh semangat dan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Pemkot Tangerang berharap pelatihan tersebut meningkatkan kepercayaan diri peserta.

Keterampilan produktif juga diharapkan membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonominya secara mandiri.

Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemkot Tangerang memberdayakan masyarakat rentan.

Pemkot berharap keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan setelah pelatihan selesai. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini