Pemkab Tangerang membangun Taman Tugu Nol Tigaraksa sebagai taman literasi digital dengan anggaran Rp2,3 miliar.
Aktual Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengalokasikan anggaran Rp2,3 miliar untuk pembangunan Tugu Titik Nol di Puspemkab Tangerang, Tigaraksa.
Proyek tersebut bernama Taman Tugu Nol Tigaraksa dan berada di antara Gedung Inspektorat dan Bappeda Kabupaten Tangerang.
Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandi menjelaskan anggaran digunakan untuk penataan kawasan secara menyeluruh.
“Anggaran itu bukan hanya untuk tugu, tetapi pengembangan kawasan taman literasi,” ujar Erwin akhir pekan kemarin.
Ia mengatakan, tugu hanya menjadi bagian kecil dari konsep taman literasi berbasis edukasi digital. Pembangunan mencakup perapihan Tugu Titik Nol yang sebelumnya dibangun oleh Badan Informasi Geospasial.
Selain itu, fasilitas pendukung disiapkan sebagai pusat pembelajaran berbasis teknologi digital.
“Tugu Titik Nol berfungsi sebagai penanda koordinat wilayah untuk kepentingan pemetaan,” kata Erwin.
Menurutnya, kondisi tugu sebelumnya sudah tidak layak dan membutuhkan perbaikan. “Kami meminta izin kepada BIG untuk merapikan sekaligus mengembangkan fungsinya,” ujarnya.
Erwin menambahkan, bangunan tersebut akan difungsikan sebagai perpustakaan digital modern. Fasilitas itu akan dilengkapi perangkat teknologi penunjang kegiatan belajar masyarakat.
“Kami ingin tempat ini menjadi ruang belajar terbuka bagi generasi muda,” kata Erwin.
Ia menyebut, pengunjung dapat memanfaatkan media digital, bukan konsep perpustakaan konvensional.
Pembangunan fisik kawasan telah berlangsung selama sekitar tiga bulan terakhir. Pengisian konten digital ditargetkan rampung dalam enam bulan ke depan.
“Saat ini fokus fisik, selanjutnya pengadaan LED, komputer, tablet, dan konten digital,” ujarnya.
Setelah rampung, pengelolaan akan dilakukan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang. Pemerintah daerah juga merencanakan kegiatan edukatif rutin, termasuk kunjungan pelajar.
Kawasan seluas sekitar 1.000 meter persegi tetap mempertahankan fungsi ruang terbuka hijau. Pepohonan besar tidak ditebang dan disesuaikan dengan desain kawasan.
Terkait anggaran, Erwin menyebut nilai Rp2,3 miliar sesuai rencana anggaran biaya. Pekerjaan dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang.
Ia berharap masyarakat melihat proyek tersebut secara menyeluruh.
“Yang dibangun bukan sekadar tugu, tetapi taman literasi digital jangka panjang,” tutup Erwin.











Leave a Reply