Molor Sebulan, Sekolah Rakyat 33 Tangsel Diresmikan

admin - 18 August 2025

Gubernur Banten Andra Soni (Foto: Instagram Andra Soni)
Gubernur Banten Andra Soni (Foto: Instagram Andra Soni)

Molor Sebulan, Sekolah Rakyat 33 Tangsel Diresmikan

TANGERANG SELATAN – Gubernur Banten Andra Soni meresmikan Sekolah Rakyat 33 Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (15/8/2025). Peresmian ini mundur sebulan dari jadwal yang ditetapkan karena terkendala belum memiliki lahan permanen.

Dalam sambutannya, Andra Soni meminta kepala sekolah dan para guru menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendidik siswa.

“Ini kesempatan untuk menunjukkan kinerja terbaik. Saya yakin guru-guru di Sekolah Rakyat memiliki niat tulus berbakti kepada bangsa melalui jalur pendidikan,” kata Andra Soni

Ia juga memberi motivasi kepada para siswa agar tekun belajar demi meraih masa depan. “Saya percaya dari Sekolah Rakyat 33 Tangsel akan lahir generasi unggul. Insya Allah ada yang kelak jadi Kapolres, Dandim, Wali Kota, bahkan Gubernur,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Banten berharap sekolah ini dapat menjadi wadah pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

“Jangan ragu, anak-anak akan bersekolah dengan layak. Guru-guru yang mendampingi kalian adalah orang-orang yang tulus mengabdi kepada negara,” ujar Andra.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan Sekolah Rakyat 33 Tangsel ini masih berstatus sementara karena menggunakan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemprov Banten.

“Untuk membangun sekolah permanen dibutuhkan lahan minimal tujuh hektare, dan itu sulit di Tangsel tanpa intervensi pemerintah pusat atau kerja sama dengan pengembang,” jelasnya, Selasa (29/7/2025).

Karena terkendala persoalan lahan membuat jadwal peresmian sekolah ini molor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menyebut semula peresmian dijadwalkan 30 Juli, namun tertunda akibat renovasi gedung yang belum selesai.

“Akhirnya baru bisa dibuka pada 15 Agustus. Insya Allah semua sudah siap,” katanya.

Meski ada penundaan, Deden memastikan persiapan berjalan baik. Lebih dari 30 tenaga pengajar sudah siap mengajar, fasilitas pendukung hampir rampung, dan kuota 150 siswa tetap terpenuhi.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Dukung Percepatan Pengembangan Kawasan TOD

“Memang ada beberapa calon siswa yang mundur karena tidak siap tinggal di asrama, tapi posisinya sudah digantikan oleh pendaftar lain dari berbagai daerah,” ujarnya. (adi)

Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini