66 Anak di Kota Tangerang Terjangkit Campak
Diberitakan sebelumnya, sepanjang 2025, Dinkes Kota Tangerang mencatat sebanyak 66 kasus campak ditemukan di berbagai wilayahnya. Angka ini diperkirakan akan bertambah seiring dilakukannya penyelidikan epidemiologi di 39 puskesmas.
“Penyakit seperti campak ini jika dicari secara serius pasti ditemukan. Artinya, sistem deteksi kita bekerja dengan baik,” ujar Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Tangerang, Deni Koswara, Senin (15/9/2025).
Deni menegaskan, Pemkot Tangerang berkomitmen menekan angka penyebaran penyakit menular, termasuk campak, melalui sinergi antarinstansi dan keterlibatan masyarakat.
“Dukungan aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan pencegahan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, mengatakan bahwa pihaknya terus mengintensifkan program imunisasi campak gratis sebagai langkah utama mencegah penyebaran penyakit tersebut.
“Campak bukan penyakit ringan. Komplikasinya bisa menyebabkan radang paru, infeksi telinga, hingga gangguan otak. Karena itu, kami mengimbau orang tua segera membawa anak-anaknya ke puskesmas atau posyandu terdekat untuk mendapatkan imunisasi dasar,” jelasnya.
Menurut Dini, program imunisasi ini tersedia gratis di 39 puskesmas dan 1.097 posyandu yang tersebar di seluruh Kota Tangerang.
“Semakin banyak anak yang diimunisasi, semakin kuat perlindungan kolektif masyarakat dari risiko wabah campak,” tutupnya.











Leave a Reply