Jalan Utama Kota Tangerang Diperbaiki, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Adi Subchan - 10 August 2026

ILUSTRASI - Pemerintah Kota Tangerang memperbaiki sejumlah jalan utama mulai Agustus 2026. Simak rekayasa lalu lintas dan rute alternatifnya. (Foto: Chatgpt/Aktual Tangerang)
ILUSTRASI - Pemerintah Kota Tangerang memperbaiki sejumlah jalan utama mulai Agustus 2026. Simak rekayasa lalu lintas dan rute alternatifnya. (Foto: Chatgpt/Aktual Tangerang)

Pemerintah Kota Tangerang memperbaiki sejumlah jalan utama mulai Agustus 2026. Simak rekayasa lalu lintas dan rute alternatifnya.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai memperbaiki sejumlah ruas jalan utama pada Agustus 2026. Perbaikan jalan tersebut berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah titik.

Untuk mengantisipasinya, Dinas Perhubungan Kota Tangerang menyiapkan rekayasa lalu lintas bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan, rekayasa diterapkan selama proses perbaikan berlangsung.

“Terkait dengan revitalisasi tersebut, kami bersama rekan-rekan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota melakukan rekayasa lalu lintas,” kata Achmad, Senin (10/8/2026).

Rekayasa tersebut mencakup pengalihan arus, sistem buka-tutup, rute melingkar, hingga contra flow.

Rekayasa Lalu Lintas Jalan M Toha

Perbaikan Jalan M Toha berfokus di sekitar persimpangan kawasan Galeong. Pengendara dari Sangiang menuju Kota Tangerang dialihkan melalui sejumlah ruas jalan alternatif.

Dari Pertigaan Bugel, kendaraan diarahkan menuju Jalan Aria Wasangkara. Pengendara kemudian belok kiri menuju Jalan Aria Santika.

Rute tersebut berlanjut hingga Pertigaan Jalan Otto Iskandar Dinata, samping SPBU Galeong.

Sementara kendaraan dari Kota Tangerang menuju Sangiang mendapat rute pengalihan berbeda. Pengendara diarahkan dari Jalan Otto Iskandar Dinata menuju Jalan Sasmita.

Rute tersebut berada setelah SPBU Galeong dan dilanjutkan menuju Jalan Aria Wasangkara. Setelah itu, kendaraan diarahkan belok kanan menuju Sangiang.

“Karena ini ruas perbaikannya itu kira-kira posisinya ada di sekitar Galeong,” kata Achmad.

“Oleh karenanya, kami menghimbau kepada masyarakat yang akan menuju ke Tangerang ataupun arah sebaliknya,” lanjutnya.

“itu dapat memanfaatkan ruas Jalan Aryawangsakara dan Arya Santika, kemudian lanjut ke Jalan Otista,” ujarnya.

Jalur alternatif tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat. Kendaraan berat seperti truk dan bus dengan bobot lebih dari delapan ton dilarang melintas.

Baca Juga :  Festival Maulid Nusantara II di Masjid Raya Al-Azhom Bertabur Bintang

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Iskandar Muda

Perbaikan Jalan Iskandar Muda menggunakan kombinasi sistem buka-tutup dan rute melingkar.

Kendaraan kecil masih diperbolehkan melintas langsung dengan sistem buka-tutup. Pengendara juga dapat menggunakan rute alternatif melalui Jalan Bayur.

Selanjutnya, kendaraan diarahkan menuju Jalan Kedaung Barat dan Jembatan Gantung Kedaung Sepatan. Rute kemudian berlanjut melalui Jalan Tangga ABU hingga kembali ke Jalan Iskandar Muda.

Sementara itu, truk sampah menuju TPA Rawa Kucing mendapat pengaturan khusus. Truk hanya diperbolehkan melintas satu arah melalui Jalan Marsekal Suryadarma.

Rute tersebut melewati TPA Rawa Kucing, Jalan Iskandar Muda, kemudian kembali menuju Jalan Marsekal Suryadarma.

“Kami mengimbau, untuk ruas tersebut bisa tidak dilalui untuk menghindari kepadatan kendaraan di sana,” terang Achmad.

“Kami mengalihkan masyarakat yang dari arah Kabupaten ataupun masyarakat Kota yang menuju Kabupaten. Masyarakat bisa menggunakan ruas Jalan Bayur ataupun ruas Jalan Iskandar Muda,” lanjutnya.

Jalan Marsekal Suryadarma Terapkan Contra Flow

Rekonstruksi Jalan Marsekal Suryadarma dibagi menjadi lima segmen pengerjaan. Petugas menerapkan sistem contra flow untuk menjaga kelancaran kendaraan selama proyek berlangsung.

Pembatas jalan pada sisi arah Kota Tangerang dibuka agar jalur tersebut menjadi dua arah.

“Kami akan mencoba untuk melakukan contraflow di beberapa segmen ruas perbaikannya,” tutur Achmad.

Pemkot tidak menyediakan jalur alternatif pada ruas tersebut. Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan dan bersabar ketika melewati lokasi proyek.

Achmad juga mengimbau masyarakat memanfaatkan jalur alternatif selama pengerjaan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara selama berlangsungnya proyek pembangunan ini kiranya dapat memanfaatkan jalur alternatif lainnya,” jelas dia.

“untuk menghindari penumpukan kepadatan volume kendaraan di lokasi proyek pembangunan,” sambungnya.

Jadwal Perbaikan Sejumlah Jalan

Perbaikan sejumlah ruas jalan utama Kota Tangerang dijadwalkan berlangsung selama sekitar 90 hari. “Kurang lebih 3 bulan mungkin, ya,” kata Achmad.

Baca Juga :  Jadwal Ganjil Genap Tol Tangerang–Merak Selama Musim Mudik Lebaran 2026

Perbaikan Jalan M Toha dimulai pada 10 Agustus 2026. Pengerjaan tersebut berfokus di sekitar kawasan Galeong dan disertai pengalihan arus lalu lintas.

Selanjutnya, perbaikan Jalan Iskandar Muda dimulai pada 12 Agustus 2026. Lokasi pengerjaan berada di sekitar Kantor Kecamatan Neglasari.

Kemudian, perbaikan Jalan Sitanala dimulai pada 13 Agustus 2026. Pengerjaan halan ini tidak disertai penerapan rekayasa lalu lintas.

Terakhir, perbaikan Jalan Marsekal Suryadharma dimulai pada 18 Agustus 2026. Pengerjaan ruas tersebut terbagi menjadi lima segmen rekonstruksi. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini