DPRD Tangsel Soroti Proyek Trotoar Ciater Senilai Rp7 Miliar

Adi Subchan - 02 October 2025

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel mengawasi proyek trotoar Ciater senilai Rp7,1 miliar karena diduga terjadi penyelewengan material dan alat. (Foto: Dok Pemkot Tangsel)
Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel mengawasi proyek trotoar Ciater senilai Rp7,1 miliar karena diduga terjadi penyelewengan material dan alat. (Foto: Dok Pemkot Tangsel)

DPRD Tangsel panggil DSDABMBK soal proyek trotoar Rp 7 miliar di Ciater. Warga nilai proyek kurang prioritas.

Aktual Tangerang – DPRD Tangerang Selatan memanggil Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK), Kamis (2/10/2025). Pemanggilan terkait proyek trotoar di Jalan Ciater dengan anggaran Rp 7 miliar.

Anggota Komisi IV DPRD Tangsel, Julham Firdaus, menyebut pemanggilan dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan anggaran. Menurutnya, laporan tertulis harus sesuai dengan kondisi lapangan.

“Saya panggil dinas untuk klarifikasi proyek tersebut,” kata Julham dari Fraksi Demokrat.

Adapun evaluasi yang dilakukan meliputi pelaksanaan dan pencocokan data di lapangan. “Kita dengarkan paparan, lalu bandingkan dengan temuan saya di lokasi. Tunggu saja hasilnya,” ujarnya.

Kata Julham, pengawasan dilakukan melalui rapat dan inspeksi langsung. Hasilnya akan ditentukan setelah laporan dan pengecekan lapangan diterima.

“Saya baru bisa menyimpulkan setelah melihat laporan dan realisasi lapangannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Trotoar Ciater Raya Disulap Makin Estetik dan Ramah Difabel

Julham juga berencana memeriksa langsung spesifikasi material proyek tersebut. Ia akan menilai kesesuaian antara anggaran, material, dan kebutuhan di lapangan.

“Saya ukur langsung. Apakah sesuai spesifikasi dan anggaran? Kita akan lihat nanti,” jelas Julham.

Sebelumnya, DSDABMBK menyebut proyek trotoar ini mencakup panjang sekitar satu kilometer, dan lebar trotoar bervariasi antara 3 hingga 4 meter.

Total anggaran yang digunakan dalam proyek ini mencapai sekitar Rp 7 miliar. Proyek bertujuan menciptakan ruang publik yang nyaman dan fungsional.

“Trotoar ini milik bersama, mari kita jaga fasilitasnya,” kata Kabid Drainase dan Pedestrian, Saflinawati (10/9).

Warga Pertanyakan Efektivitas Proyek

Sejumlah warga Jalan Raya Ciater mempertanyakan urgensi proyek trotoar tersebut. Mereka menilai trotoar lama masih layak digunakan.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Gelar Festival Dongdang di Tandon Ciater

Lintang (34), warga sekitar, menilai anggaran proyek terlalu besar. “Trotoarnya masih bagus. Sayang kalau Rp 7 miliar hanya untuk satu kilometer,” katanya (24/9).

A’ang (45), pedagang setempat, juga menyoroti alokasi anggaran. Menurutnya, dana sebesar itu sebaiknya digunakan untuk sektor lain.

“Bisa dialihkan ke bidang kesehatan, itu juga penting untuk masyarakat,” ucap A’ang.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini