Taqabbalallaahu Minna Wa Minkum
Oleh : Saat Mubarok, Lc.
Di ujung bulan Syawal…
Masih layakkah kalimat mulia ini diungkapkan..?
Ulama terdahulu masih memohon kepada Allah agar ibadah Ramadhan nya diterima, bahkan sampe 6 bulan ke depan. 6 bulan berikutnya mereka memohon kepada Allah agar bisa kembali berjumpa dengan Ramadhan.
Ini doa, bukan ajang unjuk eksistensi
Kalimat ini adalah doa, ini permohonan hamba kepada Allah agar Dia menerima amal Ramadhan.
Ini amalam para Sahabat Rasul
Mereka, generasi mulia ini, jika berjumpa saudaranya, bertemu sahabatnya di pagi awal Syawal, akan mengatakan…
“Taqabbalallaahu Minna wa Minka”.
(Semoga Allah menerima amalan kami, juga amalanmu di bulan Ramadhan)
Akan dijawab, “Taqabbal Yaa Kariim”. (Kabulkan Yaa Allah Yang Maha Kariim)
Pesan dari Doa ini
Pertama,
Fokuslah pada diterimanya amal kita
Amal kebaikan itu diterima Allah dengan dua syarat; bathin yang tulus ikhlas dalam beramal dan melakukan amalanya sesuai tuntunan.
Semoga kebaikan apapun yang kita lakukan Allah terima dan kita akan mendapatkan balasan baiknya di akhirat kelak, walau tidak sedikit dan tidak jarang Allah sudah berikan sebagian balasannya sejak di dunia.
Kedua,
Terampillah untuk saling mendoakan sesama
Doa ini mengajak kita untuk berdoa demi kebaikan kita dan kebaikan orang; minna wa minkum.
Maka pasca selesai menikmati indahnya ibadah Ramadhan, jadilah kita pribadi yang dermawan untuk berbagi doa, bukan pelit dan kikir medoakan sesama.
Ketika dengan tulus seorang hamba diam-diam mendoakan saudaranya, Allah akan mengirim malaikat yang mendekatinya dan mengatakan “Aamiin..” Semoga terkabul doamu untuk saudaramu dan juga untuk dirimu dengan harapan doa yang sama. Mendoakan saudara akan memancing doa malaikat untuk kita.
Ketiga,
Semangatlah meraih kebaikan bersama
Ajak serta orang lain menggapai kebaikan dunia akhirat. Jangan ke syurga sendirian, ajaklah orang lain bersamamu. Di doa ini ada semangat berta’awun dalam melakukan kebaikan yang Allah terima sebagai prasyarat menuju indahnya syurga.
Coba bayangkan…
Di malam Idul Fithri…
Berapa group medsos yang kita kirimi?
Berapa banyak pribadi yang menerima doa kita?
Dan berapa banyak jumlah mereka yang meng”aamiin”kannya?
Jikalau satu group medsos ada 200-an anggota, dikali 10 group misalnya, sudah 2000 orang.
Sekian banyak orang mengirim, sebanyak itu yang menerima.
Tampaknya malam itu sampai pagi hari, angkasa dipenuhi melangitnya doa-doa…
Andai semua dengan sangat tulus ikhlas mendoakan dan optimis meng”aamiin”kan, tidak hanya sekedar unjuk eksistensi diri, hanya share teks, image atau video saja, tentu akan ada banyak kebaikan.
Jika doa kita diterima, jika amalan itu maqbul, maka akan ada tandanya
Tandanya adalah adanya perubahan menuju kebaikan, menjadi lebih baik, meningkat kualitas diri, lebih ringan berbuat baik, lebih nikmat beribadah dan terjauhkan dari yang tidak diridha maupun yang dimurka.
Bercerminlah dengan taqobbalallaah kita…
Sumber foto: ayotasik.com
#SaatMubarok #MuhasabahDiri #LebihBaik










Leave a Reply