Pemkot Tangsel menjalankan program seragam sekolah gratis secara bertahap. Tahap awal diprioritaskan bagi siswa jalur afirmasi dan keluarga kurang mampu.
Aktual Tangerang – Program seragam sekolah gratis di Kota Tangerang Selatan belum langsung menyasar seluruh siswa. Pemerintah akan menjalankan program tersebut secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Pada tahap awal, bantuan diprioritaskan bagi siswa dari keluarga kurang mampu melalui jalur afirmasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan kebijakan itu telah disiapkan.
“Program dijalankan bertahap. Prioritas pertama untuk siswa jalur afirmasi atau keluarga tidak mampu,” kata Deden, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, anggaran program masih menunggu pengesahan Perubahan APBD 2026. Karena itu, pelaksanaan bantuan belum dapat diberikan kepada seluruh peserta didik secara bersamaan.
Deden memastikan seluruh jenjang pendidikan telah masuk dalam perencanaan program.
Jenjang tersebut meliputi taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama.
Meski begitu, bantuan pada tahap awal hanya diberikan kepada siswa baru di kelas awal.
Penerima bantuan mencakup siswa kelas 1 TK, kelas 1 SD, dan kelas 1 SMP. Untuk jenjang sekolah dasar, pemerintah juga menyiapkan bantuan kedua saat siswa memasuki kelas 4.
Dengan skema tersebut, siswa SD akan menerima bantuan seragam sebanyak dua kali selama enam tahun belajar.
Pemerintah menyiapkan bantuan berupa seragam batik dan seragam olahraga. Kedua jenis seragam dipilih karena menjadi identitas sekolah dan tidak dijual bebas di pasaran.
Sementara itu, seragam harian belum masuk prioritas dalam tahap awal program. Pemerintah menilai orang tua masih dapat menyediakan seragam harian secara mandiri.
Program seragam sekolah gratis ditargetkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027. Pelaksanaannya dimulai setelah Perubahan APBD 2026 resmi disahkan. (*)








Leave a Reply