Aktual Tangerang – Seorang wanita berinisial PAI ditemukan tewas diduga dibunuh di tempat usaha cuci steam motor, Cipondoh.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.
PAI ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) dini hari. Polisi telah mengamankan pria berinisial AS yang diduga terlibat dalam kematian korban.
Kapolsek Cipondoh AKP Yudha Prakoso mengatakan penyidik masih mendalami motif dugaan pembunuhan tersebut.
Polisi juga menyelidiki informasi mengenai hubungan korban dengan AS sebelum kejadian.
Keduanya disebut diduga saling mengenal melalui aplikasi pesan singkat MiChat. Namun, polisi belum dapat memastikan informasi tersebut karena penyelidikan masih berlangsung.
“Untuk hal tersebut kami masih mengumpulkan fakta-fakta dan mendalami keterangan saksi lainnya yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” ujarnya Senin (28/9/2026).
Korban Ditelepon Temannya
Kasus tersebut terungkap setelah teman korban berinisial MR menerima panggilan dari nomor ponsel PAI. Namun, saat telepon diangkat, orang yang berbicara ternyata bukan korban.
Penelepon tersebut diketahui merupakan AS yang mengabarkan kondisi PAI.
“Saksi MR menerima telepon dari HP korban, ternyata pelaku AS yang mengabarkan korban tidak sadarkan diri,” ungkapnya.
Mendapat informasi tersebut, sejumlah rekan korban langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 04.30 WIB.
Setibanya di lokasi, mereka mendapati rolling door bangunan tertutup dan terkunci dari dalam.
Para saksi sempat meninggalkan lokasi karena tidak mendapat respons dari dalam bangunan. Namun, mereka kembali beberapa saat kemudian dan melihat kunci sudah berada di luar.
Merasa curiga, mereka menghubungi pemilik tempat usaha cuci steam untuk membuka bangunan tersebut. Rolling door kemudian dibuka secara paksa oleh para saksi bersama pemilik usaha.
Di dalam bangunan, mereka menemukan PAI sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selain itu, juga ditemukan bercak darah pada wajah dan hidung korban.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Cipondoh untuk ditindaklanjuti. Polisi menerjunkan tim gabungan Unit Resmob dan Unit Reskrim untuk melakukan olah TKP.
Hasil penyelidikan awal mengarah kepada AS yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Pria tersebut kemudian diamankan di sebuah warung sekitar Jalan KH Ahmad Dahlan.
Terduga pelaku diamankan tanpa melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Cipondoh.
“Tanpa perlawanan, AS langsung diamankan dan digelandang ke Mako Polsek Cipondoh untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Yudha.
Korban Meninggal Akibat Kekerasan Tumpul
Berdasarkan hasil autopsi sementara, korban meninggal akibat kekerasan tumpul pada bagian mulut dan hidung.
Kekerasan tersebut menyebabkan saluran pernapasan korban tertutup hingga mengalami mati lemas.
“Sebab kematian akibat kekerasan tumpul pada mulut dan hidung yang menutup jalan napas, sehingga menyebabkan korban mati lemas,” kata Yudha.
Sementara itu, polisi masih mendalami motif dugaan pembunuhan terhadap PAI.
Penyidik memperoleh keterangan awal mengenai adanya perselisihan antara korban dan AS. Perselisihan tersebut diduga berkaitan dengan hubungan antara korban dan terduga pelaku.
“Untuk motif masih dalam pendalaman dan pengembangan. Keterangan sementara, adanya cekcok terkait hubungan pelaku dan korban,” jelas Yudha.
Polisi juga memastikan PAI bukan karyawan tempat usaha cuci steam tersebut. Pemilik usaha mengaku tidak mengenal korban dan membantah korban bekerja di tempat tersebut.
Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap kronologi serta motif di balik kematian PAI. (*)








Leave a Reply