Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40,15 Triliun, Tertinggi di Banten

Adi Subchan - 05 November 2026

Investasi Kabupaten Tangerang mencapai Rp40,15 triliun hingga September 2026. Tertinggi di Banten, capaian ini menyerap 22.353 tenaga kerja. (FOTO: iStockphoto/ILUSTRASI)
Investasi Kabupaten Tangerang mencapai Rp40,15 triliun hingga September 2026. Tertinggi di Banten, capaian ini menyerap 22.353 tenaga kerja. (FOTO: iStockphoto/ILUSTRASI)

Aktual Tangerang – Kabupaten Tangerang mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp40,15 triliun sepanjang Januari hingga September 2026. Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai daerah dengan investasi tertinggi di Provinsi Banten.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), realisasi tersebut menyumbang 43,22 persen dari total investasi Banten.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya minat investor menanamkan modal di wilayahnya.

Menurutnya, kondisi itu didukung iklim usaha yang kondusif dan kemudahan pelayanan perizinan. Dukungan tersebut dinilai mampu menarik investor domestik maupun mancanegara.

“Kabupaten Tangerang jadi tertinggi se-Provinsi Banten dengan total mencapai Rp40,15 triliun atau mendominasi 43,22 persen dari total keseluruhan investasi,” kata Hendar kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).

Secara khusus, realisasi investasi pada triwulan III 2026 mencapai Rp11,10 triliun. Periode Juli hingga September tersebut mencatatkan sebanyak 12.816 proyek di berbagai sektor usaha.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Banten Minggu 12 Juli 2026, Didominasi Cerah Berawan

Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih menjadi penyumbang terbesar. Nilainya mencapai Rp8,18 triliun atau sekitar 74 persen dari total investasi.

Realisasi tersebut berasal dari 7.344 proyek yang didanai investor domestik.

Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) mencatatkan investasi sebesar Rp2,91 triliun. Nilai tersebut setara 26 persen dari keseluruhan investasi.

Modal investor mancanegara tersebut tersebar dalam 5.472 proyek. Sebagian investasi asing tersebut berasal dari penanam modal asal Tiongkok.

Berdasarkan sektor usaha, perumahan, kawasan industri, dan perkantoran mencatatkan investasi sebesar Rp1,44 triliun.

Realisasi dari 487 proyek tersebut memberikan kontribusi sekitar 13,03 persen terhadap total investasi.

Sektor jasa lainnya mencatatkan investasi sebesar Rp1,91 triliun atau sekitar 10,73 persen. Nilai tersebut berasal dari 1.109 proyek.

Baca Juga :  Buron Setahun, Terpidana Pencabulan Anak di Pamulang Ditangkap

Selanjutnya, industri mesin, elektronik, peralatan medis, instrumen listrik, presisi, optik, dan jam mencatatkan investasi Rp1,04 triliun. Nilai tersebut setara 9,39 persen dari total investasi melalui 663 proyek.

Sementara itu, industri logam dasar, barang logam bukan mesin, beserta peralatannya mencatatkan investasi Rp500 miliar. Realisasi tersebut setara 4,51 persen dan tersebar dalam 505 proyek.

Hendar menambahkan, masuknya investasi tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Arus modal tersebut juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.

Sepanjang triwulan III 2026, berbagai proyek investasi di Kabupaten Tangerang menyerap 22.353 tenaga kerja Indonesia.

“Gelombang investasi ini juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal. Tercatat ada tambahan 22.353 orang Tenaga Kerja Indonesia yang terserap pada triwulan ini,” ucap Hendar. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini