Warga sekitar TPA Cipeucang Tangsel menilai kompensasi dari pemerintah tak sebanding dengan pencemaran udara dan air lindi yang mereka alami.
Aktual Tangerang – Warga sekitar TPA Cipeucang, Serpong, menantang Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, untuk tinggal sesaat di rumahnya.
Salah satu warga, Agus, dari RT 06 RW 04 Serpong, awalnya membagikan video kondisi di depan rumahnya, Rabu (5/11/2025). Dalam video tersebut tampak genangan air lindi menyebarkan aroma menyengat.
“Bapak kalau begini mau, pak? Tukar tempat saja dengan saya,” kata Agus dengan nada kesal.
Ia menantang pejabat Pemkot Tangsel menempati rumahnya sementara agar merasakan dampak pencemaran.
Agus menegaskan, dirinya sudah meminta perbaikan saluran air lindi, namun belum mendapat tanggapan. “Sudah saya minta diperbaiki, tapi tidak digubris,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi lingkungan semakin parah setelah pelebaran selokan dilakukan.
“Sampah dari kali dibuang ke dekat rumah saya. Itu sama saja menutup rumah saya dengan sampah,” ucapnya.
Agus juga menyebut jentik nyamuk kini semakin banyak di sekitar rumahnya. Ia mengaku sudah menghubungi pejabat Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, namun tidak mendapat respons.
“Kalau enggak gini, tukeran rumah aja. Biar mereka rasain,” sindirnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala UPT Cipeucang, Desna Gera Andika, belum dapat dikonfirmasi terkait keluhan warga.








Leave a Reply