Tempat Rekreasi Gratis, Tiga Taman Baru di Tangsel Resmi Dibuka

Adi Subchan - 04 May 2026

Pemkot Tangsel meresmikan tiga taman baru. Fasilitas ini jadi solusi minimnya ruang terbuka hijau bagi warga. (Foto: Dok Pemkot Tangsel)
Pemkot Tangsel meresmikan tiga taman baru. Fasilitas ini jadi solusi minimnya ruang terbuka hijau bagi warga. (Foto: Dok Pemkot Tangsel)

Pemkot Tangsel meresmikan tiga taman baru. Fasilitas ini jadi solusi minimnya ruang terbuka hijau bagi warga.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) meresmikan tiga taman baru untuk masyarakat.

Ketiga taman tersebut yakni Taman Ciputat Timur, Taman Pondok Ranji, dan Taman Cinere Mas.

Kehadiran ruang terbuka hijau ini menambah fasilitas publik bagi warga di tengah keterbatasan lahan.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyatakan pembangunan taman telah rampung.

“Secara pembangunan sudah selesai, hanya ada perbaikan minor seperti pagar dan fasilitas,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Banten 4 Mei 2026, Didominasi Hujan Ringan

Ia mengatakan, taman sudah dapat dimanfaatkan masyarakat meski masih dilakukan perapihan.

“Masih ada penataan lapangan dan penyempurnaan fasilitas pendukung,” katanya.

Transformasi terlihat di Taman Pondok Ranji yang sebelumnya dalam kondisi terbengkalai. Kini, kawasan tersebut telah menjadi ruang publik yang lebih tertata dan ramah keluarga.

Warga dapat menikmati fasilitas, termasuk area bermain anak untuk aktivitas di luar ruang.

“Dulu terbengkalai, sekarang menjadi ruang terbuka publik yang bisa dimanfaatkan warga,” ungkapnya.

Menurut Pilar, taman dirancang sebagai ruang inklusif yang dapat diakses tanpa biaya.

Keberadaan taman juga menjadi solusi atas minimnya ruang terbuka di Tangsel.

Baca Juga :  Atasi Polusi Udara di Tangsel, Pembakar Sampah Didenda Rp50 Juta

Pemkot menetapkan jam operasional taman hingga pukul 22.00 WIB. “Kami batasi sampai pukul 22.00 untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran menjadi alasan belum diterapkannya operasional 24 jam.

“Dengan APBD terbatas, operasional penuh belum memungkinkan,” tutupnya. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini