Pemkab Tangerang memperkuat pengendalian inflasi melalui pemantauan harga, program Gaspol, dan akses permodalan UMKM.
Aktual Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat langkah pengendalian inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kebijakan ini merespons arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada seluruh pemerintah daerah.
Daerah diminta sigap menghadapi dampak krisis global terhadap perekonomian.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menfatakan pengendalian inflasi dilakukan secara terintegrasi.
Pemkab memantau harga kebutuhan pokok secara berkala di berbagai pasar. Selain itu, pemerintah daerah menggandeng berbagai pihak melalui kolaborasi pentahelix.
“Kami memantau harga bahan pokok dan bekerja sama dengan Bulog serta BUMD,” ujar Intan.
Ia berharap langkah tersebut mampu menekan laju inflasi daerah. “Harapannya, harga tetap terkendali dan inflasi bisa ditekan,” lanjutnya.
Pemkab juga mengandalkan Program GASPOL sebagai strategi utama pengendalian inflasi.
Program tersebut berfokus pada pengawasan harga bahan pokok di lapangan.
“Gaspol menjadi gerakan kami untuk menekan inflasi melalui pemantauan harga,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah menyiapkan langkah mitigasi dampak ekonomi bagi masyarakat. Salah satu upaya dilakukan melalui peningkatan keterampilan warga.
Pemkab juga membuka akses permodalan bagi pelaku usaha kecil.
“Kami memberikan akses permodalan melalui Dinas Koperasi dan UMKM,” katanya.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat. ***











Leave a Reply