BPS Banten merilis jumlah pengangguran pada Agustus 2025. Sebagian daerah mencatat penurunan, namun Pandeglang tetap tertinggi.
Aktual Tangerang – Badan Pusat Statistik (BPS) Banten merilis data ketenagakerjaan untuk periode Agustus 2025.
Dari 9,54 juta penduduk usia kerja, sebanyak 6,17 juta masuk kelompok angkatan kerja.
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Banten tercatat sebesar 64,66 persen pada Agustus 2025. Lapangan usaha terbesar tersebar pada industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.
BPS Banten menilai struktur ketenagakerjaan daerah masih stabil, meski tekanan ekonomi tetap memengaruhi pasar kerja.
BPS mencatat 412,36 ribu orang atau 6,69 persen sebagai pengangguran terbuka. Pengangguran tertinggi berada di Pandeglang dengan angka 8,80 persen. Tingkat terendah tercatat di Kota Tangerang Selatan sebesar 4,13 persen.
Menurut BPS, pemahaman tentang pengangguran terbuka penting bagi pemerintah daerah. Kategori ini mencakup pencari kerja aktif di berbagai sektor. Kategori lain mencakup warga yang menyiapkan usaha namun belum mulai berjalan.
BPS juga memasukkan mereka yang merasa tidak mungkin mendapat pekerjaan. Termasuk pula mereka yang punya pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.
Berikut data Tingkat Penganggguran Terbuka (TPT) di Banten pada Agustus 2025.
- Pandeglang mencapai 8,80 persen dari sebelumnya 8,09 persen.
- Kabupaten Serang turun menjadi 8,73 persen dari 9,18 persen.
- Kota Cilegon naik menjadi 7,41 persen dari 6,08 persen.
- Kabupaten Lebak meningkat menjadi 7,30 persen dari 6,23 persen.
- Kota Serang turun menjadi 6,95 persen dari 7,12 persen.
- Kabupaten Tangerang turun menjadi 5,94 persen dari 6,06 persen.
- Kota Tangerang turun menjadi 5,88 persen dari 5,92 persen.
- Kota Tangerang Selatan turun menjadi 4,13 persen dari 5,09 persen.
BPS berharap tren positif terus berlanjut di berbagai daerah. Dan mendorong daerah mengembangkan sektor produktif agar serapan kerja meningkat.











Leave a Reply