Festival Cisadane 2026 di Kota Tangerang menarik 139.638 pengunjung dengan perputaran ekonomi Rp10,3 miliar selama lima hari penyelenggaraan.
Aktual Tangerang – Festival Cisadane 2026 resmi ditutup dengan capaian ekonomi yang menggembirakan.
Selama lima hari penyelenggaraan, festival mencatat transaksi mencapai Rp10,3 miliar. Kegiatan tersebut berlangsung sejak Rabu hingga Minggu, 22-26 Juli 2026.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, mengatakan festival menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Berdasarkan data kami, Festival Cisadane dikunjungi 139.638 orang. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp10,3 miliar,” kata Maryono, Minggu (26/7/2026).
Maryono mengapresiasi seluruh perangkat daerah dan pihak yang mendukung kelancaran festival. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk penyelenggaraan tahun berikutnya.
“Penyelenggaraan tahun ini menjadi langkah baik menuju event yang lebih besar,” ujarnya.
Ia berharap Festival Cisadane mampu menembus jajaran 10 besar Karisma Event Nusantara.
Maryono juga menilai tingginya kunjungan berdampak positif terhadap perekonomian lokal.
“Partisipasi pengunjung, termasuk dari luar Kota Tangerang, memberi dampak ekonomi yang sangat besar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan antusiasme masyarakat terus meningkat.
Menurut Boyke, jumlah pengunjung merupakan akumulasi selama lima hari penyelenggaraan.
Festival dipusatkan di kawasan Jembatan Kaca Brendeng, Jalan Benteng Makassar, Sukarasa.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak hari pertama hingga penutupan,” ujar Boyke.
Festival Cisadane 2026 mengusung tema Flowing Heritage, Growing Courage. Acara tersebut menjadi agenda budaya tahunan terbesar di Kota Tangerang.
Pengunjung menikmati atraksi tari kolosal dan pertunjukan seni budaya.
Festival juga menghadirkan pameran kecamatan serta komunitas seni dan lingkungan.
Beragam perlombaan olahraga turut memeriahkan kegiatan tersebut. Di antaranya lomba perahu naga, kayak, kano, modern dance, festival band, dan senam.
Seluruh OPD Kota Tangerang membuka gerai pelayanan publik selama festival berlangsung. Sebanyak 13 kecamatan juga menampilkan produk kerajinan dan ketahanan pangan.
Boyke mengungkapkan jumlah pengunjung meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu pengunjung mencapai 68.000 orang. Tahun ini meningkat sekitar 106 persen,” ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan tersebut didorong ragam atraksi dan pameran yang lebih beragam.
Festival juga menarik wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Pengunjung datang dari Tangerang Raya, Jakarta, Bogor, Cilegon, Surabaya, hingga Papua.
Boyke menilai masuknya Festival Cisadane dalam Karisma Event Nusantara meningkatkan daya tarik acara.
“Publikasi Festival Cisadane semakin luas berkat dukungan media, akademisi, pelaku usaha, sponsor, dan seluruh pihak,” tuturnya. (*)











Leave a Reply